MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 4 tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Hotel Phinisi Travelers, Jalan Lamadukelleng Buntu, Sabtu (16/10/2021).

Pada kesempatan itu, Hasanuddin Leo membahas terkait RTRW. Kata dia, keberadaan perda bukan menjadi poin melainkan implementasi alias eksekusi terhadap pelanggar regulasi.
Olehnya itu, politisi PAN ini meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tegas terhadap pelanggar perda. Apalagi, saat ini pemerintah melakukan revisi RTRW bahkan berubah menjadi Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR).
Baca Juga :

“Saya kira bukan perda RTRW yang kurang bagus karena melalui kajian. Bagus tidaknya itu tergantung eksekusinya,” jelas Hasanuddin Leo.
Makanya, kata Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar ini, perlu revisi untuk menyesuaikan kondisi saat ini. Tujuannya, tidak ada lagi kesalahan terhadap RTRW di Makassar.
“Biar sudah direvisi kalau eksekutor (pemerintah) tidak konsisten dan komitmen Perda yang menjadi pedoman itu percuma,” tegasnya.

Alasan pengambilan tema untuk disebarluaskan. Sambung Leo—sapaan akrabnya, berharap masyarakat mengetahui adanya Perda RTRW. Khususnya, paham tentang wilayah-wilayah misalnya kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
“Kita ingin warga tahu kalau Makassar ini mau diapakan kedepan. Kemudian, mana lokasi yang boleh dibanguni bangunan pendidikan atau mana wilayah tidak boleh ada tempat hiburan,” bebernya.
Terpisah, Narasumber Kegiatan Aswin Ressang menjelaskan, sosialisasi ini penting untuk diketahui masyarakat sekaligus mengatur pelaku usaha. Sebab, perda ini telah menetapkan kawasan per kawasan di Kota Makassar.

“Jadi, sosialisasi ini untuk memberi tahu warga mana yang kawasan pergudangan dan mana zona RTH,” jelas Aswin
Selain itu, sambung dia, RTRW ini menjadi pedoman dalam menyusun rencana pembangunan daerah. Seperti, pemanfaatan dan pengendalian tata ruang di Makassar.
“RTRW ini sebagai pedoman dalam pembangunan kota Makassar dengan kawasan disekitarnya. Apalagi, kita konek dengan program Maminasata,” tukasnya. (*)








Komentar