Logo Datakita.co

Ari Ashari Ilham Dorong Pengajian Lorong, Tekan Aktivitas Negatif Pemuda

Aditya
Aditya

Sabtu, 05 Maret 2022 17:46

Ketua Fraksi NasDem Makassar, Ari Ashari Ilham sosialisasikan Perda Kepemudaan, di Hotel Whiz Prime, Jl Sultan Hasanuddin, Sabtu (5/3/2022).
Ketua Fraksi NasDem Makassar, Ari Ashari Ilham sosialisasikan Perda Kepemudaan, di Hotel Whiz Prime, Jl Sultan Hasanuddin, Sabtu (5/3/2022).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Hotel Whiz Prime, Jl Sultan Hasanuddin, Sabtu (5/3/2022).

Dia menyampaikan, kondisi anak muda saat ini perlu perhatian bersama. Sebab, mereka merupakan generasi pelanjut memimpin bangsa dan negara ini.

Tak sedikit, tindakan kriminalitas dilakukan oleh anak muda. Misalnya saja geng motor atau perilaku negatif lainnya. Itu, dinilai lantaran minimnya kegiatan positif untuk mereka jalani.

“Kita dorong pengajian lorong. Mungkin mereka tidak ikut tapi minimal kalau mereka lihat aktivitas pengajian, pelan-pelan bisa ikut bergabung,” ujar Ari Ashari Ilham.

Adanya program yang digagas Walikota Makassar, sambung Politis NasDem itu, diharapkan bisa menekan aktivitas negatif para pemuda.

Tak berhenti disitu, pemerintah juga telah menyiapkan wadah untuk anak muda yang kerap mengikuti balapan liar. Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membangun sirkuit di kawasan Kelurahan Untia.

“Insya Allah, semua aktvitas anak muda kita yang selama ini meresahkan warga bisa tersalurkan,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Husni Mubarak mengatakan, jejak langkah anak muda Indonesia sudah terlihat dari zaman kemerdekaan. Itu, pasca munculnya beberapa organisasi yang terbentuk sehingga ada gerakan sumpah pemuda.

“Jejak itulah bisa disimpulkan, anak muda itu selain perjuangkan kemerdekaan bisa merubah demokrasi,” ujar Husni Mubarak.

Selain itu, kata Cunni—sapaan akrabnya, Perda tentang Kepemudaan ini hadir memberikan garansi untuk pemuda di Makassar. Ada perbedaan mendasar peran pemuda setelah DPRD menghadirkan regulasi ini.

“Dulu kegiatan kepemudaan sifatnya pilihan, artinya dinomor duakan. Setelah ada Perda, semua hak pemuda itu wajib diselenggarakan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, kata Sekertaris Dinas Pemuda dan Olahraga ini, Perda ini memberikan dan peran pemuda dalam berkarya. Pasalnya, konten regulasi ini lebih kepada memberikan pembinaan dan pemberdayaan yang tentu diikuti penganggaran.

“Pembangunan kepemudaan bertujuan untuk terwujudnya pemuda yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan hingga pemuda yang cerdas dan kreatif,” jelasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR13 Juni 2026 22:39
Janji Kampanye Appi Terbukti, Petepete Laut Kini Layani Warga Kepulauan Secara Gratis
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Warga kepulauan di Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar kini mulai merasakan hadirnya layanan transportasi laut secara grati...
DAERAH13 Juni 2026 14:55
Bupati Gowa Tegaskan Retail Modern Wajib Libatkan UMKM Lokal dan Patuhi Perizinan
GOWA, DATAKITA.CO – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan seluruh retail modern yang beroperasi di Kabupaten Gowa wajib memberikan rua...
MAKASSAR13 Juni 2026 14:47
Walikota Makassar Buka dan Meriahkan Turnamen Padel Purna Praja Sulsel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni Pendi...
BERITA13 Juni 2026 10:29
Bupati Sinjai Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026, Dorong Pendataan Berkualitas
SINJAI, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan pencanangan sekaligus pele...