Logo Datakita.co

Apiaty Amin Syam Tekankan Pentingnya Izin Bangun Rumah Kost

Aditya
Aditya

Minggu, 10 Desember 2023 13:25

Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam sosialisasikan Perda Pengelolaan Rumah Kost, Hotel Aston, Jl Sultan Hasanuddin, Minggu (10/12/2023).
Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam sosialisasikan Perda Pengelolaan Rumah Kost, Hotel Aston, Jl Sultan Hasanuddin, Minggu (10/12/2023).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty Amin Syam menekankan pentingnya ada izin dalam membangun rumah kost.

Demikian disampaikannya saat Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Rumah Kost, Hotel Aston, Jl Sultan Hasanuddin, Minggu (10/12/2023).

Legislator dari Fraksi Golkar ini melihat masih banyak rumah kost yang tidak mengantongi izin. Ia meminta kasus ini tidak terulang.

“Banyak kasus yang kita dapatkan itu kos yang tidak punya izin berarti ini bisa seenaknya melakukan sesuatu,” ujar Apiaty–sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan setiap rumah kost harus memiliki beberapa izin. Salah satunya adalah punya Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kemudian harus punya izin tetangga dan persetujuan RT dan RW setempat, nanti ditanyakan ini peruntukkannya untuk apa,” jelasnya.

Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar ini mengingatkan agar pemerintah menjalankan regulasi yang ada. Terkhusus memperhatikan masalah izin.

“Malu kita kalau ada perda yang sudah dibuat tidak dijalankan. Apalagi pengawasan sudah dilakukan,” tukasnya.

Narasumber sosialisasi, Firnandar Sabara mengatakan ada izin lainnya yang perlu diperhatikan. Semisal lahan parkir yang ada di setiap rumah kost.

“Parkirannya itu bagaimana, harus disesuaikan dengan jumlah penghuni dan tamu. Jangan sampai tidak ada parkiran yang memadai,” katanya.

Untuk itu, ia juga meminta masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap rumah kost. Jika ada yang tidak sesuai ketentuan dari perda, maka akan dilaporkan.

“Masyarakat punya berkewajiban untuk mengawasi, apalagi kalau ada yang ribut-ribut kita patut melapor,” tukasnya.

Narasumber sosialisasi lainnya, Anwar mengatakan perda rumah kost juga mesti direvisi. Selain untuk memperketat regulasi, revisi dilakukan untuk menyesuaikan kondisi saat ini.

“Perlu adanya revisi karena sudah 10 tahun. Sudah banyak yang berubah dan kondisi Makassar saat ini sudah berbeda,” katanya.

“Semisal rumah kost itu semua sudah punya WIFi, tidak seperti dulu lagi. Makanya harus direvisi lagi karena pasti ada yang sudah tidak sesuai,” tukas Anwar. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR22 Februari 2024 23:36
Abdul Wahab Tahir Optimistis Golkar Raih 3 Kursi di Dapil 2 Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan pada Pemilu Tahun 2024 ini sangatlah menentukan karena...
MAKASSAR22 Februari 2024 22:36
Presiden Jokowi Akan Bangun Stadion di Sudiang Tahun Ini
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Presiden RI Joko Widodo akan membangun stadion di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kabar baik itu diungkapkan langsung o...
MAKASSAR22 Februari 2024 15:19
Makassar New Port Siap Jadi Hub Logistik Terbesar di Indonesia Timur
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Makassar New Port (MNP) di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/2/2024) pag...
MAKASSAR22 Februari 2024 09:56
Resmikan SPAL-DT Losari, Presiden Jokowi: Kota Makassar Makin Bersih
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPAL-DT) Losari, Kota Makas...