Logo Datakita.co

Apiaty Amin Syam Ajak Warga Sukseskan Longwis dengan Bijak Mengelola Sampah

Aditya
Aditya

Selasa, 12 Juli 2022 11:33

Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam sosialisasikan Perda Pengelolaan Sampah, di Hotel Khas Makassar, Jl Mappanyukki, Selasa (12/7/2022).
Anggota DPRD Makassar, Apiaty Amin Syam sosialisasikan Perda Pengelolaan Sampah, di Hotel Khas Makassar, Jl Mappanyukki, Selasa (12/7/2022).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty K Amin Syam menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah, di Hotel Khas Makassar, Jalan Mappanyukki, Selasa (12/7/2022).

Dia menjelaskan, persoalan sampah tidak hanya pemerintah tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Bahkan, dalam konteks agama bahwa kebersihan itu sebagian dari iman.

“Kalau hanya pemerintah diharap untuk mengambil peran soal sampah. Saya yakin dan percaya kota ini tidak akan bersih makanya dituntut semua kalangan mengambil peran terkait penanganan sampah,” papar Apiaty.

Apiaty juga mengajak masyakarat mensukseskan Lorong Wisata atau Longwis yang merupakan program pemerintah kota. Hal tersebut tidak dapat sukses jika kesadaran warga dalan mengelola sampah masih semrawut.

“Program Longwis pemerintah harus kita dukung, Salah satunya tidak mengotori lorong dengan tumpukan sampah,” ujar Apiaty.

Suksesnya program Longwis harus melibatkan, aparat pemerintah hingga tingkat RT/RW dan para pemuda diminta untuk membantu mensosialisasikan Perda tentang Pengelolaan Sampah. Minimal, kata legislator fraksi Golkar ini, memberikan contoh aksi ke masyarakat terkait menjaga kebersihan.

“Saya kira para pemuda dapat terlibat langsung dengan ketua RT/RW memberikan contoh agar tidak membuang sampah sembarang tempat,” jelasnya.

Demikian pula yang disampaikan Ketua Yayasan Peduli Negeri (YPN), Saharuddin Ridwan. Kata dia, banyak yang beranggapan jika TPA adalah solusi dari permalasahan sampah.

“TPA itu hanya tempat memindahkan masalah. Jadi masalah kita yang buang misalnya sisa ikan dari rumah itu hanya jadi masalah lagi,” ucap Sahar.

Mantan Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar Raya ini menilai sudah seharusnya masyakarat lebih berperan dalam mengatasi masalah. Dan itu bisa dimulai dari rumah.

“Utamanya untuk sampah organik kita sudah harus bisa mulai menguranginya. Seperti yang sudah ada sekarang ada teknologi black fly soldier, jadi itu maggot yang bisa makan sampah organik kita,” tukasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

DAERAH21 April 2026 21:38
Gubernur Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Parepare
PAREPARE, DATAKITA.CO – Peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Matalie, dekat Permandian Lumpue, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, ...
DAERAH21 April 2026 16:23
Wabup Gowa: Transformasi Digital Kebutuhan yang Tidak Dapat Ditunda
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan melalui Sosial...
MAKASSAR21 April 2026 15:55
Kloter 1 Asal Soppeng Tiba di Embarkasi Makassar, Diberangkatkan ke Tanah Suci Rabu Dini Hari
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menerima kedatangan jemaah haji kloter pertama asal...
MAKASSAR21 April 2026 08:27
Sinergi Pemkot-DPRD Makassar Diperkuat, Munafri Jadikan Hasil Reses Dasar Kebijakan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat melalui ber...