Logo Datakita.co

4 Inovasi Lutra Masuk Buku Top 30 Pelayanan Publik Terbaik di Sulsel

Fadli
Fadli

Rabu, 10 Februari 2021 09:58

Kabag Organiasi Setda Luwu Utara, Muhammad Hadi, saat memperlihatkan buku Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Sulsel.
Kabag Organiasi Setda Luwu Utara, Muhammad Hadi, saat memperlihatkan buku Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Sulsel.

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Empat inovasi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara didokumentasikan dalam sebuah Buku TOP 30 Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020.

Sebelumnya, empat inovasi Pemkab Lutra itu berhasil meraih penghargaan TOP 30 Inovasi Pelayanan Publik pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Keempat inovasi itu masing-masing (1) Sipena atau Sistem Informasi Pemetaan Bencana dari BPBD; (2) Kampung Penyelamat Jiwa dari Dinas Kesehatan; (3) Penjaga Jumpa Berlian atau Jumat Pagi Bersih Lingkungan dari Pemerintah Kecamatan Sukamaju Selatan; dan (4) Smart BUMDes dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Utara, Muhammad Hadi, menjelaskan bahwa masuknya 4 inovasi Luwu Utara ini, selain menjadi bahan referensi bagi Perangkat Daerah lain untuk terus memproduksi inovasi, juga sebagai motivasi bagi calon inovator di setiap Perangkat Daerah untuk terus menciptakan inovasi.

“Alhamdulillah, buku ini nantinya akan menjadi pedoman kita di dalam melihat inovasi-inovasi yang telah kita terbitkan, termasuk inovasi daerah lain yang sudah memeroleh penghargaan TOP 30,” kata Kabag Organisasi, Hadi, dalam Rapat Pembahasan Revisi dan Pembentukan Tim Pelaksana Warkop Indah, Selasa (9/2/2021), di Warkop Indah Kantor Bupati.

Hadi mengungkapkan, 4 inovasi ini adalah inovasi yang digodok di Warkop Indah sebagai wadah inovator menuangkan ide dan buah pikirannya dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang betul-betul dampaknya dirasakan publik.

“Inovasi ini lahir dari Warkop Indah. Warkop Indah ini kan kita inisiasi di 2018. Sementara inovasi ini kita kompetisikan di 2019 kemarin sampai 2020. Jadi seluruh rangkaiannya tercipta di Warkop Indah,” terang Hadi.

Terpisah, Kepala Biro Organisasi Setda Sulsel, Andi Mirna, menyebutkan, pendokumentasian inovasi TOP 30 dimaksudkan untuk menyiapkan database inovasi pelayanan publik yang lebih baik dan sebagai referensi dalam menentukan arah kebijakan pelayanan publik di Sulsel.

“Ini sudah sejalan dengan visi-misi Gubernur untuk menjadikan Sulsel lebih inovatif, serta mendorong program One Agency One Innovation kita,” kata dia.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR29 Juni 2026 10:06
Trans Sulsel Catat 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun, Pengguna Transportasi Publik Terus Bertambah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Transportasi publik Andalan Trans Sulsel mencatat capaian positif sejak pengelolaannya diambil alih Pemerintah Provinsi ...
BERITA28 Juni 2026 21:58
Presiden Prabowo Percepat Transformasi BUMN dan Perkuat Riset Nasional
JAKARTA, DATAKITA.CO – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penguatan riset dan inovasi serta transformasi Badan Usaha Milik Negara (...
MAKASSAR28 Juni 2026 21:34
Lantik Dewan Kesenian Makassar, Appi Akan Bangun Gedung Pertunjukan Seni
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin melantik Pengurus Dewan Kesenian Makassar (DKM) Periode 2026–2031 di Mall Phinisi Poi...
EKOBIS28 Juni 2026 15:45
Bank Sulselbar Raih Dua Penghargaan Bergengsi pada Ajang 23rd Banking Customer Experience 2026
JAKARTA, DATAKITA.CO – Bank Sulselbar kembali menorehkan prestasi pada ajang 23rd Banking Customer Experience 2026 yang diselenggarakan oleh Inf...