Logo Datakita.co

Unggul di Lembaga Survei, Danny-Fatma Harus Waspadai “Serangan”

Aditya
Aditya

Selasa, 07 Juli 2020 18:14

Unggul di Lembaga Survei, Danny-Fatma Harus Waspadai “Serangan”

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Semenjak resmi diusung berpasangan di Pilwali Makassar 9 Desember 2020, duet Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi, hampir setiap saat “diserang” beragam isu. Bahkan cenderung ada yang berusaha memojokkannya.

Target yang seolah ingin dicapai, tentu saja ingin mengerus kepercayaan publik terhadap pasangan usungan Nasdem-Gerindra itu. Sebab di hampir semua lembaga survei, baik yang profesional maupun yang dipesan pihak tertentu, selalu menempatkan Danny di posisi pertama.

Sehingga menahan laju elektabilitasnya, salah satu yang dilakukan, bisa saja dengan cara memassifkan serangan-serangan yang ditujukan ke Danny maupun Fatmawati Rusdi yang merupakan eks anggota DPR RI 2014-2019.

Penggiat demokrasi dari Lembaga Riset and Consulting Sulawesi (LRCS), Ismail M, menuturkan, pola seperti itu hampir terjadi di setiap daerah untuk menjatuhkan pamor kandidat yang diunggulkan. Terutama yang berstatus incumbent.

“Ini bukan lagi menjadi rahasia umum jika ada kandidat atau kontestan yang diunggulkan. Pasti ada pihak yang berusaha melakukan berbagai cara menjatuhkannya. Baik memassifkan serangan dalam bentuk black campaign atau negatif campaign. Dan saya lihat, itu mulai diarahkan ke Danny-Fatma di Makassar,” ujar Ismail, Selasa (7/7/2020).

Ismail menambahkan, khusus Pilwali Makassar diprediksi akan terus menghangat hingga pencoblosan. Bukan tidak mungkin, setelah dugaan rekaman suara Danny Pomanto dimassifkan penyebarannya oleh pihak tertentu, muncul lagi isu lain yang akan dimainkan.

“Saya lihat rekaman suara itu berusaha ingin membenturkan elit Nasdem dan Danny. Tapi realitasnya, justru mereka tidak terprovokasi. Artinya target pihak tertentu itu tidak berhasil. Nah, pasti kubu tertentu mencari cara lain lagi untuk terus mengganggu Danny-Fatma,” paparnya.

Danny-Fatma yang belum satu bulan resmi berpasangan jelang Pilwali Makassar, oleh beberapa lembaga survei, elektabilitasnya berada di angka teratas. Mengungguli kandidat lainnya. Seperti Syamsu Rizal, Munafri Arifuddin dan Irman Yasin Limpo.

Dari simulasi yang dilakukan beberapa lembaga survei yang merilis temuan risetnya selama dua pekan terakhir, Danny mantap di posisi pertama untuk elektabilitas personal. Begitupun jika disimulasikan berpasangan dengan Fatma, posisinya tetap stabil.

Malah, Danny-Fatma masih sangat memungkinkan menambah tingkat keterpilihannya di sisa waktu yang ada. Mengingat, duet ini belum “tancap gas” sosialisasi berpasangan. Ditambah lagi, pengenalan Fatma bakal terus digenjot.

Bukan hanya itu, duet ini merupakan pasangan yang bisa saling melengkapi. Danny pernah menjadi walikota Makassar, dan Fatma merupakan eks anggota DPR RI. Begitu juga Fatmawati bisa menjadi satu-satunya kontestan repsentatif perempuan. (*)

 Komentar

 Terbaru

PEMERINTAHAN30 April 2026 22:41
Menaker Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
JAKARTA, DATAKITA.CO – Menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi peke...
MAKASSAR30 April 2026 14:13
Walikota Makassar Terima Panitia MTQ KORPRI 2026, Pembukaan Direncanakan di Lapangan Karebosi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menerima kunjungan Tim Panitia Daerah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI Tahun ...
PENDIDIKAN30 April 2026 07:46
Prabowo Kunjungi Cilacap, Targetkan Renovasi 70 Ribu Sekolah pada 2026
CILACAP, DATAKITA.CO – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan melalui pro...
MAKASSAR29 April 2026 15:14
Makassar Tahun Ini Berangkatkan 331 Jemaah Calon Haji, Terbagi Beberapa Kloter
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menitipkan pesan sekaligus kepada Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar 1447 Hijri...