Logo Datakita.co

Tangkap Peluang, Perkembangan Teknologi Ciptakan Banyak Lapangan Pekerjaan

Aditya
Aditya

Selasa, 28 September 2021 11:48

Tangkap Peluang, Perkembangan Teknologi Ciptakan Banyak Lapangan Pekerjaan

MAROS, DATAKITA.CO – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, di Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (28/9/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Rebut Peluang di Dunia Digital”.

Empat orang narasumber tampil dalam seminar kali ini. Masing-masing yakni, Founder Berita Indonesia Link Machroni Kusuma, Founder Tentangpuan.com Neno Karlina Paputungan, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Firdaus Muhammad, Redaktur Eksekutif Ligo.id Arfan Dalanggo, Sedangkan moderator yaitu Ratih Aulia.

Pada webinar kali ini diikuti oleh 348 peserta dari berbagai kalangan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, Machroni Kusuma sebagai pemateri pembuka tampil menyampaikan tema “Peluang dan Tantangan dalam Keterampilan Digital”.

Menurut Machroni, pandemi Covid-19 memberikan tekanan yang besar bagi dunia usaha, sehingga sekitar 2,8 juta orang kehilangan pekerjaan. “Namun, di sisi lain memberikan peluang berupa hadirnya profesi baru dengan perkembangan dunia digital, seperti konten kreator, konsultan, bisnis e-commerce, digital marketing, social media specialist, serta narablog,” ujarnya.

Selanjutnya, Neno Karlina Paputungan menyampaikan paparan “Etika Berjejaring, Jarimu Harimaumu”. Ia mengatakan, hal penting yang perlu diperhatikan dalam menggunakan media sosial, antara lain etika berkomunikasi, hindari penyebaran konten negatif, kroscek kebenaran berita atau informasi, hargai hasil karya orang lain, dan jangan umbar informasi pribadi. “Narasi tentang diri sudah bisa terbangun dengan sedikit informasi,” katanya.

Pemateri ketiga, Firdaus Muhammad, memaparkan materi bertema “Memahami Multikulturalisme dalam Ruang Digital”. Menurut dia, sejumlah poin yang perlu diperhatikan konten kreator agar interaksinya dengan pembaca atau warganet lain berjalan baik, misalnya penggunaan bahasa yang mudah dipahami semua usia, konten yang memotivasi dan menghindari konflik, konsistensi menjaga konten, serta selalu berinovasi dan kreatif.

“Warganet harus menghindari konten hoaks atau irasional, serta menghindari untuk hanya mengejar rating dan pengikut sehingga konten tidak edukatif,” jelasnya.

Adapun Arfan Dalanggo, sebagai narasumber terakhir, menyampaikan paparan “Dunia Maya dan Rekam Jejak Digital”. Ia mengatakan, beberapa ancaman keamanan penggunaan internet meliputi phising, malware, serangan sybil, spamming, serta kloning profil.

Sedangkan kiat aman mengelola jejak digital, antara lain memahami secara detail tentang rekam jejak digital, pikirkan bagaimana respon orang terdekat jika melihat unggahan pribadi Anda, tidak mengaktifkan lokasi dan penandaan diri, dan cek penandaan diri dari pengguna lain ke akun pribadi.

“Laporkan apabila Anda menemukan konten yang bermuatan negatif,” tuturnya.

Acara berikutnya adalah sesi tanya jawab yang dipandu oleh Ratih Aulia. Para peserta tampak antusias dan mengirimkan banyak pertanyaan. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah satu peserta, Marsunar Tiampa, bertanya tentang peluang apa saja yang bisa diambil dari perkembangan teknologi selain berdagang daring. Menanggapi hal tersebut, Neno Karlina bilang, banyak orang yang sukses di dunia digital dimulai dari ketidakcakapan, hal tersebut karena mereka memanfaatkan ruang digital untuk meningkatkan kapasitas pribadi dalam meningkatkan kemampuan dalam bidang apa saja. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR23 Oktober 2021 11:49
Diluncurkan November, Danny Ingin Bangun 5.000 Lorong Wisata
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan meluncurkan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang pada November mendatang. Hal itu...
MAKASSAR23 Oktober 2021 10:37
THM di Makassar Terancam Ditutup karena Langgar PPKM hingga 3 Kali
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Karena sudah melanggar aturan PPKM lebih dari tiga kali, Pemkot Makassar mengancam mencabut usaha sebuah tempat hiburan ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 09:49
Pencairan Insentif Nakes Sudah Mulai Masuk, Usulan TPP Menyusul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus menggenjot pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes). Pelaksana tugas Kepala ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 08:12
Anggota DPRD Dukung Pemkot Makassar Gunakan GeNose Saat PTM
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap akan menggunakan GeNose untuk mendeteksi Covid-19. Meski sejumlah daerah sudah mengh...