Logo Datakita.co

Taksi Online di Makassar Dibegal, Mobilnya Dirampas, Sopirnya Dibuang di Gorontalo

Fadli
Fadli

Sabtu, 28 Agustus 2021 14:23

Ilustrasi: int
Ilustrasi: int

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Seorang sopir taksi online di Makassar, Sulsel, menjadi korban pembegalan. Pelaku yang berjumlah beberapa orang itu bahkan sempat menyekap korban dan membuangnya di salah satu daerah di Gorontalo. Sementara mobil dan barang-barang korban dirampas pelaku.

Kini, korban yang diketahui bernama Arman, telah kembali ke Makassar, usai keluarga korban melihat sebuah video viral di media sosial saat seorang warga memviralkannya penemuan korban di sebuah bukit di Gorontalo.

Saat ditemukan kondisi korban terdapat luka lebam dan tangan terikat.

Peristiwa ini pun dibenarkan oleh Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Afhi Abrianto, Jumat (27/8/2021).

“Ya jadi berdasarkan laporan dari masyarakat kami di Makassar memang adanya penculikan dan pencurian terhadap mobil dan beberapa barang yang dia bawa,” kata Iptu Afhi Abrianto.

Polisi sempat meminta keterangan korban. Korban pun kemudian menceritakan awal mula peristiwa yang menimpanya.

Iptu Afhi menceritakan, awalnya korban yang merupakan ojek online mendapat pesanan secara offline yang memang dia kenal orang yang pesan tersebut dan dijemput di rumahnya. Korban diajak untuk membeli CCTV, lalu memakan sop saudara di salah satu restaurant di Makassar.

“Saat di toko tersebut korban diancam seseorang yang membawa badik, diancam melalui pundaknya untuk menghadirkan dua mobil yang awalnya dibilang digelapkan oleh korban,” jelas Afhi.

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 6 Agustus hingga 16 Agustus lalu. Para pelaku sempat mengajak korban berputar-putar di wilayah Makassar, memindahkannya dari mobil ke mobil lain hingga dibawa ke Gorontalo.

“Lalu pelaku membawa ke mobilnya dan menutupnya dengan lakban matanya, lalu ada pemukulan terhadap korban, lalu korban dibawa ke area Tanjung Bayam Makassar dan korban dipindahkan ke mobil lainnya. Di situ korban mengaku di bawa mobil sampai 10 hari sampai di perbatasan Gorontalo, disana korban diturunkan dan baru mencari bantuan untuk dihubungi keluarganya,” ungkap Afhi.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki lebih lanjut motif para pelaku melakukan penculikan dan perampokan ini. Namun, polisi mengejar beberapa orang yang telah dikantongi identitasnya.

“Kalau motif kami masih lakukan penyelidikan pendalaman dari keterangan korban karena pelaku masih kami cari, tapi ada beberapa nama yang sudah kami kantongi, yang akan kita kejar guna mempermudah kami untuk menangkap pelaku lainnya dan menyelesaikan kasus ini,” kata Afhi.

Arman yang menjadi korban mengaku dirinya dibawa ke perbatasan Gorontalo dan Manado. Di situ dirinya dibuang.

“Perasaan saya yang kasih naik satu orang, kiri dan kanan, sepertinya ada di depan, jadi kayaknya lima orang. Saya dibawa di batas Gorontalo dengan Manado, di situ di gunung saya dibuang,” kata Arman.

Setelah ditinggalkan oleh para pelaku, dirinya langsung mencari rumah warga sekitar meminta pertolongan. “Warga di situ sementara duduk dia siaran langsung di Facebook-nya dan (akhirnya) ditahu oleh keluarga saya,” lanjut dia.

Dari tayangan di media sosial yang viral itulah, keluarganya di Makassar kemudian mengetahui keberadaan korban.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR26 September 2021 22:11
Tujuh Komunitas Sepeda Road Bike Makassar Gowes Bareng
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tujuh komunitas sepeda road bike Makassar melakukan gowes bersama (gobar). Mereka start dari Hotel Maleo menuju bandara ...
POLITIK26 September 2021 21:21
Dukung Pembangunan, Nunung Dasniar Imbau Warga Tertib Bayar Pajak
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 2 tahun 2018 tentang paj...
POLITIK26 September 2021 19:14
Hasanuddin Leo Minta Pemkot Makassar Awasi Penggunaan Air Bawah Tanah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2018 tentang Ret...
POLITIK26 September 2021 18:46
Ray Suryadi Arsyad Minta Pemkot Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad menggelar sosialisasi peraturan daerah (perda) nomor 1 tahun 2019 tentang...