MAKASSAR, DATAKITA.CO – Motif kasus begal terhadap pengendara taksi online di Kota Makassar mulai terkuak. Polisi menyatakan bahwa salah seorang terduga pelaku sudah kenal dengan korban.

Seorang perempuan berinisial NA (31), pengusaha asal Jakarta, diduga mengotaki pembegalan ini karena sakit hati terhadap korban.
“Pelaku sakit hati terhadap korban,” jelas Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah, Minggu (29/8/2021).
Baca Juga :
Penangkapan NA itu dilakukan oleh Unit Jatanras Polrestabes Makassar dibantu oleh Resmob Jakarta Barat, di sebuah hotel di kawasan Jakarta. Tiga orang staf dari perempuan itu juga ikut diamankan.
Dari interogasi awal terduga pelaku tersebut diketahui mengenal korban. Namun, kemudian terjadi permasalahan antara keduanya yang hingga kini masih belum disampaikan oleh pihak kepolisian.
“Dari interogasi awal itu, mereka (pelaku dan korban) sebelumnya sudah kenal selama satu tahun terakhir. Kemudian ada masalah antara keduanya,” jelas Nasrullah.
Diberitakan sebelumnya, seorang sopir taksi online di Makassar, Sulsel, menjadi korban pembegalan. Pelaku yang berjumlah beberapa orang itu bahkan sempat menyekap korban dan membuangnya di salah satu daerah di Gorontalo. Sementara mobil dan barang-barang korban dirampas pelaku.
Korban yang diketahui bernama Arman itu kini telah kembali ke Makassar, setelah keluarga korban melihat sebuah video viral di media sosial saat seorang warga memviralkannya penemuan korban di sebuah bukit di Gorontalo.
Saat ditemukan kondisi korban terdapat luka lebam dan tangan terikat.








Komentar