Logo Datakita.co

Tak Cukup Bukti, Kasus Dugaan Bagi-bagi Beras Danny-Fatma Dihentikan Polisi

Aditya
Aditya

Kamis, 12 November 2020 21:20

Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma).
Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Upaya kubu tertentu untuk menyeret pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) dalam laporan dugaan tindak pidana Pemilu tak berhasil. Tudingan bagi-bagi beras yang dialamatkan ke pasangan nomor urut satu di Pilkada Makassar 2020 itu nyatanya tak cukup bukti.

Terhitung Kamis (12/11/2020), pihak kepolisian menghentikan penyidikan kasus tersebut. Minimnya bukti jadi salah satu alasan tak dilanjutkannya laporan kasus tersebut.

Seperti dikutip di media, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul menyebut jika kasus itu dihentikan karena proses penyidikannya telah lewat dari batas waktu 14 hari. Lambatnya proses penyidikan itu disebabkan karena minimnya bukti yang berhasil dikumpulkan tim penyidik di lapangan.

“Dihentikan karena lewat waktu 14 hari. (Jadi) dihentikan demi hukum,” kata Kompol Agus saat ditemui awak media di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Kamis (12/11/2020).

Sebagai bukti dihentikannya kasus tersebut, pihak kepolisian telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Dengan demikian pupus sudah harapan kubu tertentu yang berusaha mendorong untuk “mendiskualifikasi” Danny-Fatma dari bursa pertarungan.

Berdasarkan pantauan, kasus ini memang terkesan sangat dipaksakan untuk dilaporkan. Selain tidak ada bukti-bukti kuat jika tim Danny-Fatma membagi-bagikan beras ke warga, juga sama sekali tidak ditemukan dalam rekaman warga dibagikan beras dengan menggunakan atribut Danny-Fatma.

Meski demikian, baik Danny maupun Fatma tetap menunjukkan kedewasaan berpolitiknya. Bahkan Danny sempat memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan klarifikasi. (*)

 Komentar

 Terbaru

Target Gelora Sulsel di Pileg 2024: 1 Dapil 1 Kursi
POLITIK07 Maret 2021 22:31
Target Gelora Sulsel di Pileg 2024: 1 Dapil 1 Kursi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Ketua DPW Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Sulawesi Selatan Syamsari Kitta mengatakan, partainya menggelar rap...
Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga Gowa, Belum Diketahui Identitasnya
BERITA07 Maret 2021 19:08
Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga Gowa, Belum Diketahui Identitasnya
GOWA, DATAKITA.CO – Sesosok mayat tanpa identitas terbungkus karung menggegerkan warga Desa Panaikang, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa. Ma...
Andi Fahsar Berpeluang Besar Kembali Pimpin Golkar Bone
POLITIK07 Maret 2021 15:40
Andi Fahsar Berpeluang Besar Kembali Pimpin Golkar Bone
BONE, DATAKITA.CO – Hingga kini, DPD II Golkar Kabupaten Bone belum menjadwalkan musyawarah daerah (musda), yang salah satu agendanya pemilihan ketu...
Target 1.800, Baru 430 Orang di Luwu Utara Divaksin Covid-19 Tahap Kedua
DAERAH07 Maret 2021 13:21
Target 1.800, Baru 430 Orang di Luwu Utara Divaksin Covid-19 Tahap Kedua
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Luwu Utara terus berupaya mencapai target vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Un...