Logo Datakita.co

Staf Khusus Wapres Sukriansyah Latief Jadi Pembicara Percepatan Pembangunan Bendungan Jawa Timur

Aditya
Aditya

Jumat, 27 November 2020 17:21

Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Infrastrukrur dan Investasi, Dr Sukriansyah S Latief menjadi narasumber pada kegiatan Singkronisasi Kebijakan percepatan Pelaksanaan Pembangunan Bendungan di Jawa Timur.
Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Infrastrukrur dan Investasi, Dr Sukriansyah S Latief menjadi narasumber pada kegiatan Singkronisasi Kebijakan percepatan Pelaksanaan Pembangunan Bendungan di Jawa Timur.

SOLO, DATAKITA.CO – Staf Khusus Wakil Presiden RI Bidang Infrastrukrur dan Investasi, Dr Sukriansyah S Latief menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait singkronisasi kebijakan percepatan pelaksanaan pembangunan bendungan di Jawa Timur tahun 2020.

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur ini digelar Novotel Solo, mulai berlangsung Kamis hingga Jumat, 26-27 November 2020.

Dalam paparannya, Sukriasyah S Latief menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk akan berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan air. Hal ini berdampak serius pada ketahanan nasional dan daya saing apabila ketersediaan sumber daya air tidak dikelola dengan baik.

“Bendungan mempunyai peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan ketahanan air, selain itu bendungan juga sebagai prasarana penahan banjir. Dan saat ini pemanfaatan bendungan juga sudah berkembang menjadi destinasi pariwisata,” ujar Sukriansyah.

Lebih jauh Sukriansyah menegaskan bila ketahanan pangan dan air, dan pengendalian banjir saat ini menjadi perhatian pemerintah.

“Itulah mengapa pemerintah memasukkan pembangunan bendungan ke dalam proyek strategis nasional PSN, yang tercantum dalam perpres 56/2018,” paparnya.

Menurut Sukriansyah, terdapat dua permasalahan yang umumnya dihadapi dalam masalah pembangunan infrastruktur, termasuk bendungan, yaitu masalah teknis pembangunan dan masalah pengadaan tanah.

“Saya yakin dan percaya terkait masalah teknis pembangunan, bapak/ibu dengan latar belakang insinyur pasti lebih mengerti. Permasalahan teknis tentu akan berhubungan nantinya dengan kemen PUPR,” lanjutnya.

Yang justru menjadi permasalahan, kata Sukriansyah, biasanya yang menghambat proses penyelesaian pembangunan bendungan adalah terkait masalah pengadaan tanah dan permasalahan non teknis di luar konstruksi.

“Terkait dengan pengadaan tanah sebenarnya dengan terbitnya UU nomor 2 tahun 2012 ttg pengadaan tanah, pengadaan tanah masyarakat, pada umumnya tidak menjadi masalah. Justru biasanya yang menjadi masalah adalah pengadaan tanah instansi, terutama masalah pengadaan tanah kehutanan untuk kasus Bendungan,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, di Jawa Timur, terdapat 6 pembangunan bendungan yang perlu menjadi perhatian, yaitu: Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Bendungan Gonseng di Kabupaten Bojonegoro, Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk, dan Bendungan Tugu serta Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek.

“Pada prinsipnya kami dari Kantor Sekretariat Wakil Presiden ingin lebih mengetahui apa kendala, dan permasalahan yang bapak/ibu hadapi dalam PSN atau proyek strategis nasional ini, kami dari Staf Khusus Wakil Presiden siap untuk kemudian membantu memfasilitasi dan mengkoordinasikan penyelesaian masalah,” pungkasnya.

Adapun pembicara lain yang hadir dalam kegiatan ini adalam Gembong Prijono, mantan sekjen kementerian PU, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Solo dan Brantas serta para Kepala Dinas dari Pemprov Jawa Timur, Kabupaten Madiun, Bojonegoro, Ponorogo, Pacitan, Nganjuk, dan Trenggalek, serta undangan lainnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Bertambah 25, Total Pasien Sembuh Covid-19 di Lutim 3.420 Orang
DAERAH01 Maret 2021 10:33
Bertambah 25, Total Pasien Sembuh Covid-19 di Lutim 3.420 Orang
LUTIM, DATAKITA.CO – Pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) yang dinyatakan sembuh kembali mengalami peningkatan drastis, Minggu (...
Adnan-Kio Akan Bangun Mall Pelayanan Publik dan 9 Pos Pelayanan Publik
DAERAH01 Maret 2021 10:01
Adnan-Kio Akan Bangun Mall Pelayanan Publik dan 9 Pos Pelayanan Publik
GOWA, DATAKITA.CO – Setelah dilantik lagi untuk periode kedua, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa H Abd Rauf Malaganni akan leb...
Indah: LPPD Harus Sudah Selesai Paling Lambat Maret
DAERAH28 Februari 2021 22:42
Indah: LPPD Harus Sudah Selesai Paling Lambat Maret
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani berharap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) harus selesai disusun...
Wabup Pangkep Tinjau Jalanan Longsor dan Korban Puting Beliung
DAERAH28 Februari 2021 20:40
Wabup Pangkep Tinjau Jalanan Longsor dan Korban Puting Beliung
PANGKEP, DATAKITA.CO – Setelah dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Pangkep langsung bekerja. Bahkan, di hari libur. Wakil Bupati Pangkep Syahban Samma...