Logo Datakita.co

Seleksi Pimpinan Baznas Makassar, Sekda Zulkifly Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Fadli
Fadli

Jumat, 24 April 2026 11:52

Sekretaris Daerah Makassar, Andi Zulkifly.
Sekretaris Daerah Makassar, Andi Zulkifly.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar seleksi kompetensi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar untuk masa kerja 2026–2031.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (23/4). Sebanyak 64 peserta sebelumnya telah mengikuti tahapan seleksi berupa Computer Assisted Test (CAT) dan penulisan makalah.

Seleksi ini merupakan bagian dari upaya memastikan calon pimpinan Baznas memiliki kapasitas, integritas, serta pemahaman yang baik dalam pengelolaan zakat secara profesional dan akuntabel.

Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan proses seleksi dilakukan secara terbuka dan objektif guna menghasilkan figur-figur terbaik yang mampu mengemban amanah pengelolaan zakat di Kota Makassar.

“Seleksi ini bertujuan untuk menjaring calon pimpinan Baznas yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga integritas dan komitmen dalam mengelola zakat secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menambahkan, Baznas memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Menurutnya, pimpinan Baznas ke depan diharapkan mampu berinovasi serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.

“Kami berharap pimpinan yang terpilih nantinya mampu meningkatkan kinerja Baznas, menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat, serta membangun kepercayaan masyarakat,” kata Andi Zulkifly.

Proses seleksi ini melibatkan tim panitia seleksi yang akan menilai para peserta berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kompetensi manajerial, pemahaman syariah, hingga pengalaman di bidang pengelolaan zakat.

Terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Makassar, Moh Syarief, mengatakan wawancara dilakukan secara menyeluruh oleh tim panitia seleksi (pansel) guna menggali lebih dalam kapasitas dan kualitas para calon pimpinan.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan tahap wawancara hari kedua. Sebelumnya, para peserta telah mengikuti CAT dan penulisan makalah, serta sudah mengetahui hasilnya. Pada tahap ini, seluruh peserta akan diwawancarai langsung oleh tim pansel,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap peserta akan bertemu dengan seluruh anggota tim pansel untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan transparan.

“Sebanyak 64 peserta ini akan bertemu dengan seluruh tim pansel. Dengan metode ini, kami berharap bisa melihat secara lebih komprehensif kualitas masing-masing calon pimpinan Baznas,” tambahnya.

Menurut Syarief, melalui tahapan wawancara ini, tim pansel dapat menilai aspek inovasi, komitmen, serta kesungguhan para peserta dalam mengemban amanah sebagai pimpinan Baznas ke depan.

Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga menaruh harapan besar agar pimpinan Baznas yang terpilih mampu menghadirkan terobosan dan inovasi, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang.

“Kami berharap calon pimpinan Baznas memiliki inovasi dan kreativitas, apalagi dalam menghadapi dinamika seperti pascapandemi, bencana, hingga kondisi global saat ini. Baznas harus mampu beradaptasi dan menjawab tantangan zaman,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di masjid-masjid sebagai potensi besar dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap mereka memiliki kemampuan mengelola UPZ dengan baik, sehingga dapat menjadi peluang besar untuk membantu pelaku UMKM maupun masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Syarief.

Ia menambahkan, peran Baznas ke depan sangat strategis dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan penanggulangan kemiskinan.

Tahapan seleksi ini akan terus berlanjut hingga terpilih pimpinan Baznas Kota Makassar yang dinilai paling memenuhi kriteria untuk masa kerja 2026–2031.

“Hasil dari seleksi kompetensi ini selanjutnya akan menjadi dasar dalam penetapan pimpinan Baznas Kota Makassar periode 2026–2031,” jelasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR23 Juni 2026 14:43
Lantik 369 Kepsek, Walikota Makassar Tekankan Pendidikan Harus Bersih dari Praktik Titip-Menitip
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Setelah menanti selama satu dekade, Pemerintah Kota Makassar akhirnya melaksanakan pengukuhan dan pelantikan kepala seko...
MAKASSAR23 Juni 2026 11:55
Munafri Raih Pengakuan Dunia, Program RISE Antar Makassar Terima WRI Ross Center Prize 2025–2026
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kota Makassar yang dipimpin Walikota Munafri Arifuddin, secara resmi mendapat pengakuan internasional, menerima pengharg...
MAKASSAR23 Juni 2026 08:12
Sensus Ekonomi 2026 di Sulsel Dimulai, Wagub Fatmawati Tekankan Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan...
MAKASSAR22 Juni 2026 23:44
Munafri Dukung Rencana Sekolah Unggulan SMP-SMA Berbasis Asrama Disdik Sulsel di Gedung MULO
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Najamud...