Logo Datakita.co

Sejumlah Daerah di Sulsel Sudah Bisa Belajar Tatap Muka, Ini Syaratnya

Fadli
Fadli

Selasa, 31 Agustus 2021 15:42

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat meninjau pelaksanaan PTM di Kecamatan Seko, Rabu (5/8/2021).
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat meninjau pelaksanaan PTM di Kecamatan Seko, Rabu (5/8/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sejumlah daerah di Sulsel sudah bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, yaitu bagi kabupaten/kota yang menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1, 2, dan 3.

Ada 22 daerah di Sulsel yang masuk dalam PPKM level 1-3 di antaranya, Kabupaten Luwu Utara, Pangkajene Kepulauan, Kota Palopo, Kota Parepare, Kabupaten Tana Toraja, Bantaeng, Barru, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto.

Kemudian Kabupaten Kepulauan Selayar, Luwu, Maros, Pinrang, Sidenreng Rappang, Sinjai, Soppeng, Takalar, Toraja Utara, dan Wajo. Sementara Kabupaten Bone masuk dalam zona level 2. Adapun Kota Makassar dan Kabupaten Luwu Timur masuk PPKM Level 4.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan PTM digelar terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 37 tahun 2021.

“Sudah boleh, dalam beberapa minggu terakhir ini sudah bisa PTM, khusus untuk zona yang diizinkan level 1, 2, dan 3,” katanya, Senin (30/8/2021).

Andi Sudirman mengaku sudah ada Inmendagri terkait PTM pada level 1-3 yang menjadi dasar untuk pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Sudah ada Inmendagri terkait PTM pada level 1-3, ini yang menjadi dasar untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Olehnya itu, kami meminta Bupati/Walikota yang wilayahnya masuk dalam zona yang diizinkan (PTM) untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan kapasitas terbatas,” tegasnya.

Plt Gubernur mengaku sudah ada beberapa sekolah yang melaksanakan PTM. Mengingat kondisi di Sulsel masih ada wilayah yang sulit dijangkau untuk melaksanakan pembelajaran secara daring (pembelajaran jarak jauh).

“Sudah lama, boleh, ini baru perpanjangan. Mulai hari ini boleh kemarin juga sudah ada kok 30 persen. Kemarin di Sinjai pembelajaran tatap muka, juga Selayar melaporkan iya, Bulukumba juga sudah ada, Soppeng sudah lama, sudah banyak. Harus kita tegaskan PTM saja untuk PPKM Level 1, 2, 3,” tambah Andi Sudirman.

Meski begitu, Andi Sudirman mengingatkan, bahwa pelaksanaan PTM ini perlu diperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

“Dalam pelaksanaan PTM prokes harus ketat serta mendorong pelaksanaan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan serta pelajar usia 12 tahun ke atas guna membangun herd immunity (kekebalan kelompok),” ujarnya.

 Komentar

 Terbaru

BERITA20 April 2026 22:49
Kemenhaj Kerahkan 23 Dapur di Madinah untuk Layani Jemaah Haji, Siapkan Citarasa Khas Indonesia
JAKARTA, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah ...
DAERAH20 April 2026 18:31
Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Berhasil Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem
GOWA, DATAKITA.CO – Pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dibawah kepemimpinan ...
PEMERINTAHAN20 April 2026 18:17
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
BANDUNG, DATAKITA.CO – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 dirancang agar lulusan ...
MAKASSAR20 April 2026 12:04
Fokus Kebersihan, Kecamatan Manggala Sasar Titik Rawan Hingga Perbatasan Gowa
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar, Kecamatan Manggala terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian da...