Logo Datakita.co

Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Makassar, Ini Penjelasan Walikota

Fadli
Fadli

Rabu, 29 September 2021 17:39

Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Makassar, Ini Penjelasan Walikota

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar menyampaikan jawaban/tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Makassar terhadap Rancangan Perataturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Rabu (29/9/2021).

Rapat Paripurna Jawaban Walikota ini merupakan rangkaian rapat paripurna sebelumnya yang mengagendakan Pemandangan Umum Fraksi DPRD Makassar terhadap Ranperda APBD Perubahan tahun 2021 kemarin.

Jawaban walikota disampaikan langsung Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto yang bergantian dengan Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi. Secara berturut menjawab pandangan fraksi sesuai dengan urutan pembacaan pandangan pada rapat yang lalu.

Tak seperti rapat-rapat sebelumnya yang digelar terbatas dengan virtual, kini rapat paripurna dihadiri undangan dengan tetap memenuhi protokol kesehatan yang ketat. Lantaran hari ini, Kota Makassar telah memasuki PPKM level 2 setelah sebelumnya level 4.

Dalam penjelasannya, Walikota Makassar Ramdhan Pomanto menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi seluruh pihak terutama anggota DPRD sebagai representasi rakyat.

“Dengan program Makassar Recover Makassar berhasil menekan penyebaran Covid—19 yang semula berstatus PPKM Level 4, kini menjadi PPKM Level 2. Ini semua berkat dukungan dari semua pihak tertutama pihak legislatif yang merupakan representasi rakyat,” tegasnya.

Adapun sejumlah penjelasan yang dibacakan, seperti program penanganan banjir dan genangan yang mengakibatkan kemacetan, program bantuan modal UMKM, program bantuan sosial, dan penaganan air bersih.

Selain itu, Walikota mengungkapkan hal ini merupakan proses pengawasan pada DPRD sesuai dengan fungsi dan tugasnya secara maksimal. Sangat krusial, menurutnya, adalah penurunan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang tak terhindarkan.

“Sangat krusial adalah penurunan PAD yang tak terhindarkan. Namun kami telah melakukan evaluasi terhadap potensi pendapatan yang ada di Kota Makassar sehingga upaya memaksimalkan APBD dan meminimalkan silpa telah kami lakukan,” jelasnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR23 Oktober 2021 11:49
Diluncurkan November, Danny Ingin Bangun 5.000 Lorong Wisata
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan meluncurkan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang pada November mendatang. Hal itu...
MAKASSAR23 Oktober 2021 10:37
THM di Makassar Terancam Ditutup karena Langgar PPKM hingga 3 Kali
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Karena sudah melanggar aturan PPKM lebih dari tiga kali, Pemkot Makassar mengancam mencabut usaha sebuah tempat hiburan ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 09:49
Pencairan Insentif Nakes Sudah Mulai Masuk, Usulan TPP Menyusul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus menggenjot pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes). Pelaksana tugas Kepala ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 08:12
Anggota DPRD Dukung Pemkot Makassar Gunakan GeNose Saat PTM
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap akan menggunakan GeNose untuk mendeteksi Covid-19. Meski sejumlah daerah sudah mengh...