Logo Datakita.co

Punya Efek Negatif, Nasir Rurung Sosialisasikan Perda Lingkungan Hidup

Aditya
Aditya

Kamis, 25 Maret 2021 21:17

Anggota DPRD Makassar, Nasir Rurung sosialisasikan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Maxone, Kamis (25/3/2021)
Anggota DPRD Makassar, Nasir Rurung sosialisasikan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Maxone, Kamis (25/3/2021)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Nasir Rurung menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 9 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Hotel Maxone, Kamis (25/3/2021).

Menurut legislator fraksi Partai Berkarya ini, ada tiga hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Yakni RTH, TPA dan Tinja dimana kehadirannya membawa pengaruh negatif bagi masyarakat.

“Khusus di kawsan Manggala itu, pencemaran lingkungan sangat tinggi. Makanya, Perda soal lingkungan hidup wajib disebarluaskan melalui sosialisasi ini,” cetus Nasir Rurung.

Ia mengimbau ke masyarakat untuk berperan aktif mengawasi dan memelihara lingkungan. “Kalau ada yang perlu diperbaiki bisa dilaporkan ke dewan agar menjadi rekomendasi,” tegasnya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Imam Hud mengatakan, membahas lingkungan hidup tidak serumit yang dipikirkan. Tapi sesungguhnya hal yang penting, sebab merupakan perhatian seluruh dunia.

“Di Makassar, kita produksi sampah 950 toh perhari. Jadi memang TPA sudah tak mampu menampung sehingga perlu pengelolan sampah,” sebut Imam,

Kata dia, persoalan sanitasi bukan hal sepele dan itu menjadi perhatian pemerintah sehingga lahir sebuah regulasi. Saking pentingnya, penataan lingkungan sama dengan menata pemerintahan.

“Manusia kadang-kadang lupa, alam ini jangan diintervensi terlalu jauh. Sehingga benar, penyusunan penataan ruang itu harus bermuara pada ekologi,” tukas Imam.

Dijelaskan Imam, Ekologi ini tidak hanya bicara manfaat hewani atau tumbuhan tetapi juga dampak ke manusia. Contohnya saja, kondisi pantai losari saat ini yang dinilai sudah tercemar lantaran adanya aktivitas penataan ruang.

“Dulu pantai losari indah sekali melihat matahari terbenam. Tetapi, saat ini tertutupi keindahan itu dengan bangunan,” ungkapnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Bupati Luwu Utara Doakan Arham Darmawan Lolos Seleksi Timnas U-16 di Jakarta
DAERAH21 April 2021 17:37
Bupati Luwu Utara Doakan Arham Darmawan Lolos Seleksi Timnas U-16 di Jakarta
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Muh. Arham Darmawan, atlet sepakbola yang lolos untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-16, akhirnya bertemu Bupati...
Beri Motivasi Peserta Diklatpim III, Abdul Hayat: Banyak Orang Kalah sebelum Bertanding
MAKASSAR21 April 2021 14:05
Beri Motivasi Peserta Diklatpim III, Abdul Hayat: Banyak Orang Kalah sebelum Bertanding
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, memberikan motivasi kepada peserta Pendidikan Latihan dan Pimpinan (Dik...
Sapi di Gowa Dicuri, Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
BERITA21 April 2021 13:09
Sapi di Gowa Dicuri, Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
GOWA, DATAKITA.CO – Seekor sapi dilaporkan hilang dan ditemukan sudah dalam kondisi tinggal tulang belulang. Rupanya, pencuri telah menyembelih sapi...
Pemkab Gowa Dukung Pembangunan Bendungan Pamukkulu Takalar
DAERAH21 April 2021 11:06
Pemkab Gowa Dukung Pembangunan Bendungan Pamukkulu Takalar
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa siap mendukung pembangunan Bendungan Pamukkulu di Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kebupa...