MAKASSAR, DATAKITA.COM – Atlet panahan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Widya Daniati, meraih dua medali perak pada 1st Muhammadiyah Games 2026. Widya turun pada cabang panahan kategori horsebow putri 30 meter.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam (FAI) itu menyumbangkan medali perak dari dua nomor, yakni Kualifikasi Horsebow Putri 30 Meter dan Final Eliminasi Horsebow Putri 30 Meter.
Capaian tersebut menambah daftar prestasi kontingen Unismuh Makassar dalam ajang olahraga antarperguruan tinggi Muhammadiyah itu.
Baca Juga :
Dalam daftar kontingen panahan Unismuh Makassar, Widya Daniati tercatat sebagai atlet putri pada kategori Horsebow 30 Meter.
Cabang panahan Muhammadiyah Games 2026 digelar di Lapangan Universitas Ahmad Dahlan, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 14-19 Mei 2026.
Keberhasilan Widya menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan bakat mahasiswa Unismuh Makassar tidak hanya bertumpu pada bidang akademik, tetapi juga memberi ruang bagi pengembangan prestasi olahraga.
Di arena panahan, ketenangan, konsentrasi, dan konsistensi menjadi modal penting untuk menjaga bidikan tetap terarah.
Pendamping cabang panahan Unismuh Makassar, Muhammad Asrofi, S.Pd.I., MM, menyampaikan apresiasi atas capaian Widya. Menurut dia, dua medali perak itu diraih melalui proses latihan, kesiapan mental, dan kemampuan atlet menjaga fokus dalam tekanan lomba.
“Alhamdulillah, Widya tampil tenang dan konsisten. Dua medali perak ini menjadi bukti bahwa kerja keras atlet selama persiapan tidak sia-sia. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi Widya dan atlet panahan Unismuh lainnya untuk terus berkembang,” kata Asrofi, saat dikonfirmasi Senin, 18 Mei 2026.
Asrofi menambahkan, cabang panahan menuntut ketelitian dan ketahanan mental. Karena itu, capaian Widya di nomor kualifikasi dan final eliminasi horsebow putri 30 meter dinilai sebagai hasil yang patut diapresiasi.
“Dalam panahan, bukan hanya teknik yang menentukan, tetapi juga kemampuan mengendalikan diri. Widya mampu menjaga konsentrasi dari awal hingga akhir pertandingan. Ini modal penting untuk menghadapi ajang-ajang berikutnya,” ujarnya.
Widya tampil pada dua fase penting lomba, yakni babak kualifikasi dan final eliminasi. Dari dua nomor itu, ia sama-sama berhasil menempati posisi kedua dan membawa pulang medali perak.
Prestasi tersebut juga menjadi capaian penting bagi cabang panahan Unismuh Makassar.
Sebelumnya, Unismuh mengirim empat atlet panahan, masing-masing pada kategori horsebow dan barebow 30 meter putra-putri, dengan pendamping Muhammad Asrofi.
Bagi Unismuh Makassar, medali yang diraih Widya bukan sekadar tambahan perolehan kontingen. Capaian itu menjadi bagian dari ikhtiar kampus membentuk mahasiswa yang disiplin, percaya diri, dan mampu membawa nama baik almamater di tingkat nasional.
Proses pembinaan berkelanjutan didampingi oleh Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unismuh Makassar.








Komentar