Logo Datakita.co

Militan NA Pakai Dana Swadaya untuk Sosialisasikan Dilan

Aditya
Aditya

Sabtu, 12 September 2020 17:48

Peresmian Posko Masale Community pasangan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan).
Peresmian Posko Masale Community pasangan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Mesin pemenangan pasangan calon Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan) pada Pilwalkot Makassar 2020 semakin bertenaga. Hal itu menyusul terus bertambahnya komunitas relawan dalam simpul pemenangan. Teranyar, giliran Masale Community yang mendeklarasikan dukungan untuk pasangan doktor dan dokter ini.

Deklarasi dukungan dirangkaikan peresmian Posko Masale Community untuk Dilan yang dulunya barisan relawan pemenangan Nurdin Abdullah (NA) pada Pilgub Sulsel 2018. Komunitas ini bernama Masale Militan NA yang dipimpin oleh tokoh masyarakat bernama Haji Kahar.

Peresmian posko Masale Community untuk Dilan diselenggarakan di Jalan Ance Dg Ngoyo, Sabtu (12/9/2020). Kegiatan ini dihadiri oleh seratusan orang, didominasi oleh kalangan emak-emak dan milenial. Acara berlangsung sesuai standar prosedur kesehatan sebagai wujud komitmen Dilan menekan penyebaran Covid-19.

Turut hadir dalam deklarasi dan peresmian posko itu yakni Bakal Calon Wali Kota Makassar Syamsu Rizal alias Deng Ical dan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Kehadiran Deng Ical sendiri mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Mereka bahkan menyapa kader tulen Muhammadiyah itu dengan panggilan Pak Wali.

Ketua Masale Militan NA atau kini Masale Community untuk Dilan, Haji Kahar, memberikan apresiasi atas kesediaan Deng Ical menghadiri kegiatan tersebut. Ia menjelaskan meski ruang gerak komunitasnya sangat luas. Masale Community tidak hanya akan turun mensosialisasikan Dilan di wilayah Masale, tapi juga di kelurahan dan kecamatan lain.

Haji Kahar pada kesempatan itu juga menekankan seluruh pergerakan yang dilakukan oleh pihaknya menggunakan dana swadaya. Ia siap mengongkosi biaya sosialisasi pasangan usungan PDIP-PKB-Hanura itu sebagai bentuk militansi dan dukungan penuh. Apalagi, memang banyak yang berminat masuk dalam barisan pemenangan Dilan.

“Tidak usah ragukan Masale Pak Wali, Masale bisa membiayai diri sendiri. Perlu saya sampaikan, Masale akan turun ke kelurahan dan kecamatan (lain) membentuk komunitas, jadi ya bukan hanya di daerah ini,” ucap dia, Sabtu (12/9/2020).

“Banyak kandidat, tapi ya cuma Dilan yang paling gagah, yang paling baik. Makanya, kemenangan Dilan adalah harga mati untuk menjadi wali kota,” sambung Haji Kahar menjelaskan soal alasan mendukung Dilan.

Pada kesempatan tersebut, Haji Kahar juga mengungkapkan kehadiran emak-emak dan milenial sangatlah berarti. Hal itu bisa menjadi tanda-tanda kemenangan. Dua kelompok ini memiliki pengaruh besar. Emak-emak punya punya peran vital dan milenial adalah pemilih terbesar dalam pesta demokrasi.

“Ini di acara kita banyak ibu-ibu dan anak muda yang datang. Yang ibu-ibu ini bisa mempengaruhi suami dan anggota keluarga lainnya, sedangkan anak muda ini ya menentukan. Patut disyukuri mereka semua siap berada di barisan pemenangan Dilan,” tukasnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

PEMERINTAHAN17 Mei 2026 20:27
Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP
JAKARTA, DATAKITA.CO – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu ...
MAKASSAR16 Mei 2026 22:27
Walikota dan Kapolrestabes Makassar Launching SPPG Tallo 1, Akan Layani 10 Sekolah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tallo 1 Polrestabes Makassar bers...
DAERAH16 Mei 2026 22:03
Panen Raya Jagung, Kapolda Sulsel Dorong Ketahanan Pangan Nasional di Pangkep
PANGKEP, DATAKITA.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serent...
MAKASSAR16 Mei 2026 09:29
Hadiri MIWF 2026, Munafri Kupas Konsep MCH sebagai Talenta Masa Depan Generasi Muda Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, mengupas peluang serta masa depan talenta kota melalui penguatan ekosistem industri kr...