Logo Datakita.co

Menengok Kawasan Pengrajin Perak di Borong: Destinasi Wisata dan Ikon Baru Makassar

Fadli
Fadli

Rabu, 10 Februari 2021 10:25

Menengok Kawasan Pengrajin Perak di Borong: Destinasi Wisata dan Ikon Baru Makassar

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kawasan pengrajin perak, emas, dan rembaga yang berada di Jalan Borong wilayah RW 02 RT 01 Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar telah ditata sedemikian rupa oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Makassar.

Kawasan Sentra Pariwisata Pengrajin Perak, Emas, dan Tembaga itu dijadikan sebagai wilayah percontohan Sentra Kerajinan Perak, Emas, dan Tembaga di Sulawesi Selatan, sekaligus sebagai ikon baru Kota Makassar.

Sebelumnya infrastruktur di daerah tersebut telah dibenahi, termasuk jalanan lorong-lorong.

Ketua Perkumpulan Pengrajin Logam Perak Borong Makassar (Pa’rimpungan Pade’de Logam Borong Makassar) Syamsul Hadanong mengatakan bahwa usaha kerajinan tembaga selama ini diproduksi oleh pengrajin untuk kebutuhan hiasan pengantin, berupa pernak-pernik pakaian adat Bugis Makassar dan souvenir.

“Kerajinan tembaga dibuat menjadi gelang, kalung, dan hiasan pakaian adat pengantin, dengan dilapisi emas pada permukaan perhiasan tembaga tersebut,” kata pria yang akrab dipanggil Anchu.

Namun, karena pandemi Covid-19 yang menyebabkan masyarakat banyak menunda hajatan pernikahan sehingga berpengaruh pada menurunnya omset pengrajin tembaga.

Saat ini pengrajin Perak sangat membutuhkan perhatian pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah. Hal ini agar usaha kerajinan ini kembali meningkat.

“Selain itu dibutuhkan juga wadah koperasi untuk menopang permodalan bagi tiap anggota pengrajin. Harapan mereka, agar masalah ini menjadi perhatian Pemkot Makassar agar pendapatan ekonomi pengrajin kembali pulih,” ungkap Achu.

Terbentuknya perkumpulan pengrajin logam perak Borong Makassar diharapkan bisa memberikan kesejahteraan kepada seluruh pengrajin dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar Kelurahan Borong.

Pihak Kelurahan Borong, Dekranasda Kota Makassar, dan mahasiswa KKN Unhas angkatan 105 Manggala 2 juga telah menata kampung pengrajin perak, emas dan tembaga ini.

Menurut Anchu, telah dilakukan penataan kembali rumah-rumah pengrajin sebanyak 28 rumah pengrajin. Nantinya akan dipasangkan papan pengenal di depan rumah pengrajin supaya bisa diketahui bila ada kunjungan ke Kampung Borong. “Akan dipasang lemari etalase dan memamerkan setiap hasil karyanya di lemari tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu Lurah Borong H. Waris mengharapkan seluruh pengrajin di Borong ini dapat bersatu melalui perkumpulan pengrajin logam perak Borong Makassar “Pa’rimpungan Pade’de Logam Borong Makassar”. “Dengan ini kita bisa maju dan berkembang,” katanya.

“Kita harus dukung bersama-sama niat baik Pj Walikota Makassar Prof Rudy Jamaluddin untuk menjadi Kampung Perak Borong sebagai destinasi pariwisata yang terbesar di Indonesia Bagian Timur sekaligus sebagai ikon Kota Makassar,” harap Waris yang juga mantan Lurah Bangkala.

Menurut Waris, daerah Borong pernah dikunjungi Menteri Perindustrian RI Saleh Husin, anggota DPR RI Komisi IX Emil Abeng bersama Gubernur Sulsel dan Walikota Makassar.

Guna mewujudkan Kampung Perak Borong, Kecamatan Manggala dan Kampung Perak Satando, Kecamatan Wajo menjadi destinasi wisata baru Kota Makassar, infrastruktur di kampung tersebut akan diperbaiki.

Salah satunya dengan membedah rumah para pengrajin. Di bagian depan rumah para pengrajin dibuatkan sokes yang terbuat terbuat dari kaca.

“Jadi di sokes itu, karya para pengrajin akan ditata. Di balik sokes, pengunjung bisa melihat langsung cara membuat perak dan emas yang menurut saya sangat bagus sekali. Makanya kita mau jadikan destinasi wisata untuk produk UMKM di Makassar,” jelas Pejabat (Pj) Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin saat menerima kunjungan Kalla Development di rumah jabatan Walikota Makassar belum lama ini.

Tak hanya itu, menurut Rudy, juga akan diperbaiki akses masuk ke kampung perak agar layak menjadi destinasi wisata baru di Makassar. Di antarnya membangun galeri emas dan perak serta gerbang selamat datang.

‘’Para pengrajin juga nantinya akan diberikan pelatihan memberi kemasan menarik untuk produk mereka agar nilai jual semakin tinggi,” katanya.

Rudy menilai, karya pengrajin perak dan emas di Makassar seharusnya bernilai tinggi. Bisa bersaing secara nasional. Karena keahlian mereka sudah turun temurun yang diwariskan dari orang tua mereka.

‘’Karena kurang promosi, karya mereka tertinggal dan dihargai murah. Kita juga ingin produk mereka ada sertifikatnya. Di situ menjelaskan sejarah mereka. Jika olahan perak dan emas ini asli dari tangan-tangan terampil orang-orang asli Makassar,” papar Rudy.

Jika hal tersebut dilakukan, menurutnya branding pasti naik. Ada kebanggan jika orang memakainya.

‘’Produk pasti dibeli mahal. Apalagi packagingnya keren. Kalau itu terjadi, saya yakin ekonomi pengrajin pasti naik,” jelas Prof Rudy.

Ketua Dekransda Kota Makassar Rossy Timur mendukung keinginan Prof Rudy dalam meningkatkan nilai pelaku UMKM Kota Makassar, khusunya para pengrajin perak dan emas.

Sementara itu dalam kunjungannya ke kawasan pengrajin tembaga perak di Kelurahan Borong, Rossy menyaksikan proses pembuatan perhiasan yang terbuat dari perak. Beberapa hasil kerajinan yang telah dibuat oleh pengrajin dipajang di lemari etalase.

Rossy berharap industri kerajinan perak ini dapat bertahan melewati masa pandemi covid-19 dengan adaptasi kebiasan baru yang tidak hanya disisi kesehatan namun juga di sisi ekonomi dengan dukungan Dekranasda dan Pemkot Makassar.

 Komentar

 Terbaru

PKB Luwu Timur Target Satu Fraksi di DPRD
POLITIK08 Maret 2021 10:53
PKB Luwu Timur Target Satu Fraksi di DPRD
LUWU TIMUR, DATAKITA.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan Pra Musyawarah Cab...
Hadiri Rakorwil Partai Gelora, Danny: Saya Awam Berpolitik
POLITIK08 Maret 2021 10:06
Hadiri Rakorwil Partai Gelora, Danny: Saya Awam Berpolitik
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar Ramdhan “Danny” Pomanto menyebut kemenangannya pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) ...
Target Gelora Sulsel di Pileg 2024: 1 Dapil 1 Kursi
POLITIK07 Maret 2021 22:31
Target Gelora Sulsel di Pileg 2024: 1 Dapil 1 Kursi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Ketua DPW Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Sulawesi Selatan Syamsari Kitta mengatakan, partainya menggelar rap...
Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga Gowa, Belum Diketahui Identitasnya
BERITA07 Maret 2021 19:08
Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga Gowa, Belum Diketahui Identitasnya
GOWA, DATAKITA.CO – Sesosok mayat tanpa identitas terbungkus karung menggegerkan warga Desa Panaikang, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa. Ma...