Logo Datakita.co



Kunjungi Keluarga Korban Penyanderaan, Danny: Negara Tidak Akan Tinggal Diam

Fadli
Fadli

Senin, 10 Januari 2022 19:55

Kunjungi Keluarga Korban Penyanderaan, Danny: Negara Tidak Akan Tinggal Diam

MAKASSAR, DATAKITA.CO — Seorang warga Kota Makassar menjadi korban penyanderaan di Yaman. Sudah seminggu. Ia satu-satunya orang Indonesia yang disandera bersama 9 temannya yang berasal dari India dan Philipina.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang mendengar kabar itu langsung mengunjungi keluarga korban yang beralamat di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Bontomakkasungguh, Lorong 7, Kota Makassar, Minggu malam (9/1/2022).

Didampingi Kaban Kesbangpol dan Ibu Lurah Bontomakkasunggu, Danny memberi support secara moril.

“Saya datang ke rumahnya pak Surya, korban penyandera di Arab, Yaman. Kita mengunjungi ayah beliau, istri beliau, ibunda beliau, keluarga besar beliau. Tidak lain kami datang kemari untuk memberi support, Insyallah negara pasti tidak akan tinggal diam,” kata Danny.

Adapun upaya Danny selaku pemerintah setempat yakni mensupport keluarga dan siap siaga jika pihak keluarga korban membutuhkan apapun serta mengusahakan semua jalur informasi yang bisa menghubungkan untuk memastikan kondisi Surya saat ini.

Danny pun yakin pemerintah pusat tidak akan tinggal diam dikarenakan kejadian ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia.

“Tapi sudah berulang-ulang kali dan Alhamdulillah pemerintah pusat berhasil membebaskan sandera-sandera yang selama ini menjadi bagian dari penyanderaan internasional dalam hal ini negara Indonesia,” sebutnya.

Danny pun berharap agar semua warga Kota Makassar mendoakan korban agar bisa selamat pulang sampai ke tanah air.

“Kami berharap beliau bersabar dan terus berdoa. Saya meminta warga Kota Makassar untuk mendoakan Surya yang sekarang dalam status penyanderaan dapat perlindungan Allah dan diberikan kebebasan. Dan InsyaAllah kita semua diberi kesabaran,” harap Danny.

Sekadar informasi yang disampaikan istri korban, Sri Rahayu, kapal tersebut kapal Cargo milik Arab Saudi yang disandera oleh milisi Al Hothi Yaman.

“Tidak ada masalah dengan crewnya namun kapal mereka membawa amunisi. Saya pun masih bisa berkomunikasi beberapa menit dengan suami saya. Namun, saya tetap khawatir bagaimana agar suami saya bisa bebas dari penyanderaan itu,” beber Sri.

 Komentar

 Terbaru

BERITA11 Agustus 2022 18:39
Lantik Putri Dakka Jadi Ketua NasDem Luwu Utara, Rusdi Masse: Perempuan Tangguh yang Punya Keihlasan
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Putri Dakka resmi memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Pengusaha cantik asal Luwu Raya itu dilanti...
OLAHRAGA11 Agustus 2022 15:58
PSM Makassar Masuk Final AFC Cup 2022, Gubernur: Masyarakat Sulsel Bangga
MAKASSAR, DATAKITA.CO – PSM Makassar memberikan kado indah kepada Indonesia khususnya Sulsel menjelang 77 Tahun Kemerdekaan RI. PSM berhasil mas...
DAERAH10 Agustus 2022 18:58
Bupati Bantaeng Perkenalkan Produk Lokal Cokelat Sehat “Chocotua”
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Bupati Kabupaten Bantaeng, Ilham Syah Azikin memperkenalkan produk premium Industri Kecil Menengah (IKM) Chocotua dihapa...
BERITA10 Agustus 2022 17:05
Mendagri Puji Walikota Makassar Atas Keberhasilan Kendalikan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
PADANG, DATAKITA.CO – Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menyebut nama Walikota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berkali-kali saat ...