Logo Datakita.co

Korban Banjir Bandang di Desa Meli Terima Bantuan 10 Unit Huntap

Fadli
Fadli

Sabtu, 20 Maret 2021 09:55

Jemaat Gereja Toraja yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir bandang di Meli, menerima bantuan huntap yang diserahkan langung oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Jumat (19/3/2021).
Jemaat Gereja Toraja yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir bandang di Meli, menerima bantuan huntap yang diserahkan langung oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Jumat (19/3/2021).

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Jemaat Gereja Toraja Dusun Panampung Desa Meli Kecamatan Baebunta menerima 10 unit bantuan hunian tetap (huntap), Jumat (19/3/2021).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, kepada penerima, para jemaat Gereja yang telah kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

“Hari ini kita menyerahkan 10 unit huntap kepada keluarga jemaat Gereja Toraja yang menjadi korban banjir bandang yang lalu. Dari data yang masuk, ada 11 rumah, tapi masih ada satu yang belum mendapatkan, dan itu akan jadi prioritas kita berikutnya,” kata Indah Putri Indriani dalam sambutannya usai penyerahan bantuan di Desa Meli, Baebunta.

Ia berharap agar para korban yang lain untuk tetap sabar dalam kondisi yang ada saat ini.

“Melihat kondisi sekarang yang serba terbatas akibat pengurangan anggaran akibat pandemi COVID-19, tapi pemerintah daerah tetap berupaya memulihkan semuanya pascabanjir bandang kemarin,” ucap Indah.

Pihaknya tetap menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi dan pusat serta DPR-RI untuk bisa mengakselerasi pemulihan pascabencana.

“Mohon doa kita semua agar ini bisa berjalan dengan lancar,” harapnya.

Indah menambahkan, bantuan huntap yang diberikan sifatnya hanya stimulan. Para penerima diharap bisa melengkapi apa yang dirasa masih kurang agar huntap bisa digunakan dengan nyaman.

“Huntap ini sifatnya stimulant. Soal isi dan keindahannya, mari kita lengkapi agar kita lebih nyaman lagi menghuninya,” imbuh Indah, seraya mengungkapkan bahwa tahun ini ada tambahan 200 unit huntap dari pemerintah provinsi.

“Kita prioritaskan yang lahannya telah siap,” pungkas Bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Sekadar diketahui, sesuai aturan pemerintah, bantuan huntap akan dievaluasi setiap tahun. Jika ada rumah yang tidak dihuni atau dipindahtangankan, maka akan dicabut sementara. Turut hadir, Ketua DPRD Basir, Camat Baebunta Andi Yasir Pasandre, Kepala Bidang Perumahan DPRKP2, Kepala Desa meli serta Kepala Desa Radda.

 Komentar

 Terbaru

BERITA19 April 2026 16:31
Hadapi Ancaman El Nino, PUPR Sulbar Andalkan Galian Sedimen untuk Jaga Debit Irigasi
MAMUJU, DATAKITA.CO – Ancaman kemarau panjang yang dipicu fenomena iklim global mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provins...
MAKASSAR19 April 2026 15:58
Embarkasi Makassar Berangkatkan 43 Kloter, Kloter I Terbang ke Madinah 22 April
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan jadwal lengkap penyelenggaraan haji 2026. Jemaah calon haji (JCH)...
MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...