Logo Datakita.co

Kepala BPKA Sulsel Sebut Proyek Kereta Api Membuka Lapangan Kerja dan PAD

Fadli
Fadli

Selasa, 11 Januari 2022 22:27

Ilustrasi: foto: int
Ilustrasi: foto: int

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulwesi Selatan, Andi Amanna Gappa, menggaransi kehadiran Kereta Api Trans Sulawesi rute Makassar-Parepare akan memberi multiplier effect yang positif bagi masyarakat maupun daerah.

Dia pun mengajak seluruh pihak bersinergi mendukung penuntasan proyek kereta api ini agar operasionalnya segera dirasakan manfaatnya.

“Proses pembangunan KA menimbulkan sejumlah dampak yang mungkin terasa, termasuk soal harus adanya pembebasan lahan. Tapi, saya berani menjamin bahwa dampak positif atau benefit multiplier effect atas operasional KA di Sulsel akan jauh lebih besar bagi masyarakat maupun daerah,” kata Amanna Gappa, pada kegiatan Pemberitahuan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalur KA Makassar-Parepare Segmen E untuk Kabupaten Maros dan Kota Makassar di Hotel Harper Perintis Makassar, Selasa (11/1/2022).

Menurutnya, sederet benefit multiplier effect atas operasional kereta api di Sulsel adalah terbukanya lapangan kerja bagi putra-putri daerah hingga adanya potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru.

Operasional KA juga dipastikan mengakselerasi perekonomian daerah dan meningkatkan konektivitas wilayah, sehingga masyarakat semakin nyaman jika ingin bepergian. Begitu pula untuk angkutan barang pada rute yang dilalui akan jauh lebih mudah.

“KA di Sulsel rute Makassar-Parepare ini bukan cuma angkutan penumpang, tapi juga angkutan barang. Bila sudah dioperasikan, ini tentunya meningkatkan konektivitas wilayah yang akan memacu akselerasi perekonomian. Ya, makanya ayo dukung penuntasan proyek KA demi kemajuan daerah, ya, semakin cepat rampung maka manfaat positifnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, katanya, kehadiran kereta api di Sulsel juga akan menunjang sektor pariwisata, khususnya pada daerah-daerah yang dilalui.

Contohnya, destinasi wisata Rammang-rammang di Kabupaten Maros, yang diproyeksikan akan semakin berkembang dengan operasional kereta api. Terlebih, salah satu stasiun memang ditempatkan di wilayah tersebut, sehingga akses wisatawan ke destinasi wisata itu akan jauh lebih mudah.

Terkait persoalan pembebasan lahan, ia menyebut tinggal segelintir pihak yang masih bertahan. Untuk itu, pihaknya bersama instansi terkait, termasuk dari pemerintah daerah terus melakukan upaya persuasif dan pendekatan edukatif.

Amanna Gappa menyebut pihaknya juga tentunya tidak menginginkan masyarakat merugi. Namun, tidak bijak jika terus menghambat penuntasan Proyek Strategis Nasional (PSN) itu.

“Langkah-langkah persuasif dan pendekatan edukatif terus kita lakukan untuk memastikan pengadaan lahan rampung 100 persen agar jalur KA bisa segera terkoneksi seluruhnya. Sejauh ini, berjalan cukup baik dan tinggal segelintir yang masih berproses. Semoga bisa berjalan lancar sesuai perencanaan dan operasional tahap awal KA di Sulsel bisa direalisasikan pada tahun ini,” tuturnya.

Acara Pemberitahuan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalur KA Makassar-Parepare Segmen E untuk Kabupaten Maros dan Kota Makassar diselenggarakan oleh Pemprov Sulsel sebagai tim persiapan.

Kegiatan itu dihadiri para pemilik lahan serta instansi terkait, seperti pihak Dinas Perkimtan Sulsel, BPN Sulsel, Pemkot Makassar, Pemerintah Kecamatan Tamalanrea dan para pemilik lahan.

Pada kesempatan itu, pihak BPKA Sulsel juga memaparkan rencana jalur KA untuk rute Makassar-Maros dan rute Maros-Bandara. Total kebutuhan lahan untuk rute itu berkisar 83 hektare, masing-masing yakni 43 hektare di Makassar dan 40 hektare di Maros.

 Komentar

 Terbaru

BERITA19 April 2026 16:31
Hadapi Ancaman El Nino, PUPR Sulbar Andalkan Galian Sedimen untuk Jaga Debit Irigasi
MAMUJU, DATAKITA.CO – Ancaman kemarau panjang yang dipicu fenomena iklim global mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provins...
MAKASSAR19 April 2026 15:58
Embarkasi Makassar Berangkatkan 43 Kloter, Kloter I Terbang ke Madinah 22 April
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan jadwal lengkap penyelenggaraan haji 2026. Jemaah calon haji (JCH)...
MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...