MAKASSAR, DATAKITA.CO – Untuk melakukan pengembangan bisnis perusahaan, Perseroan Daerah (Perseroda) Sulsel meminta penambahan modal ke Pemprov Sulsel sebesar Rp30 miliar.

Direktur Utama PT SCI, Yasir Mahmud mengatakan, penambahan penyetaraan modal senilai Rp 30 miliar itu nantinya akan dipakai sebagai modal mengembang bisnis yang dikerjakan perusahaan BUMD.
“Itu modal kerja, sebagai perusahaan daerah selama 11 tahun belum pernah mendapatkan penyetaraan modal. Peruntukan Rp 30 miliar itu untuk pembelian mesin insinerator atau pengolahan jagung dan pembentukan anak perusahaan, serta SPAM kereta api,” jelas Yasir.
Baca Juga :
Modal tersebut salah satunya untuk pengelolaan dan prosesing jagung di daerah Pucak, Kabupaten Maros. Tempat ini merupakan penangkaran benih kemudian pemanfaatan lahan petani seluas 1.000 hektare termasuk di dalamnya benih dan pupuk.
Selain itu, membentuk anak perusahaan salah satunya penyedia sistem kelistrikan solar cell di Kabupaten Selayar, perusahaan penyedia air baku bersih di wilayah Maminasata hingga penyelesaian progres kereta api dari Parepare ke Makassar.
Terkait kelanjutan pembangunan Twin Tower di lokasi CPI, kata Yasir, sejauh ini sudah ada beberapa investor yang tertarik untuk membantu penyelesaian menara kembar tersebut.
“Kami sedang membahas dengan investor akan membiayai full tanpa APBD dan APBN. Di situlah kerja samanya dengan Perseroda,” ujar Yasir.








Komentar