Logo Datakita.co

Kamus Digital Bahasa Makassar Resmi Diluncurkan, Walikota Berharap Digunakan di Sekolah

Fadli
Fadli

Selasa, 24 Februari 2026 22:42

Walikota Makassar Munafri Arifuddin.
Walikota Makassar Munafri Arifuddin.

MAKASSAR, DATAKITA.CO — Walikota Makassar Munafri Arifuddin resmi meluncurkan Program Kamus Masuk Sekolah versi Kamus Digital Bahasa Makassar di Museum Kota Makassar, Jalan Balai Kota, Selasa (24/2/2026).

Peluncuran yang mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Membentuk Masa Depan Pendidikan Multibahasa” merupakan program kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Makassar, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, dan BasaIbuWiki/Sulsel.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Ganjar Harimansyah, dan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Toha Machsum.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Hafidz selaku Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen dan Munafri sebagai Wali Kota Makassar.

Pada kesempatan tersebut, Munafri mengapresiasi program Kolaborasi penguatan literasi tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat pelestarian bahasa daerah di era digital sekaligus perayaan peringatan Hari Ibu Internasional 2026.

Munafri turut mengutip penekanan Hafidz, tentang pentingnya menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, melestarikan bahasa daerah sebagai identitas, serta menguasai bahasa asing sebagai kebutuhan global.

“Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing. Ini yang kadang terbalik. Anak-anak sekarang justru dipaksa bahasa asing sejak dini, sementara bahasa ibunya perlahan ditinggalkan,” ujarnya.

Munafri menyoroti fenomena generasi muda yang mulai enggan menggunakan Bahasa Makassar dalam percakapan sehari-hari. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengikis identitas kultural masyarakat.

“Hampir kita kehilangan identitas diri karena banyak yang malu memakai bahasa Makassar. Padahal ini adalah jati diri kita,” tegasnya.

Munafri menilai kehadiran kamus digital menjadi solusi adaptif. Melalui platform digital, akses terhadap kosakata dan makna Bahasa Makassar diharapkan semakin mudah dijangkau oleh pelajar.

Ia juga mendorong agar pembelajaran bahasa daerah tetap diperkuat di sekolah, baik negeri maupun swasta.

Ia mencontohkan diksi bahasa Makassar seperti kelo, pappasang, sinrilik, dan royo menyimpan nilai budaya dan filosofi tinggi yang tidak dapat dipahami tanpa penguasaan bahasa.

Terakhir, Munafri menekankan agar program ini tidak berhenti sebagai simbol seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan secara masif di satuan pendidikan.

Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar memaksimalkan pemanfaatan kamus digital tersebut sebagai bagian dari penguatan literasi budaya.

“Kamus ini harus diaplikasikan dengan baik. Dipakai di sekolah-sekolah dan dipelajari oleh anak-anak kita. Dengan begitu, kita bisa menjaga dan mempertahankan bahasa daerah sebagai warisan budaya,” tutupnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

OLAHRAGA25 Februari 2026 23:47
PSM Kalah 1-0 di Markas Persebaya
SURABAYA, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus pulang dengan tangan kosong saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya. Dalam laga pekan ke-23 BRI ...
MAKASSAR25 Februari 2026 22:18
Antisipasi Cuaca Buruk, Disdik Makassar Keluarkan SE Belajar dari Rumah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan menerbitkan surat edaran tentang pelaksanaan pembelajaran daring untuk jen...
POLITIK25 Februari 2026 21:19
Semangat Berbagi di Bulan Ramadan, Nasdem Makassar Beri Ratusan Takjil di 15 Kecamatan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan DPC Partai NasDem Kota Makassar melalui aksi berbagi takji gratis pad...
MAKASSAR25 Februari 2026 15:14
Cek Logistik, Appi Temui Pengungsi Banjir di Antang pada Malam Hari
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Di tengah padatnya agenda pemerintahan dan rangkaian Safari Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memilih menutup ...