Logo Datakita.co

Hadir Secara Virtual, Nurdin Abdullah Jadi Saksi Sidang Terdakwa Agung Sucipto di PN Makassar

Fadli
Fadli

Kamis, 10 Juni 2021 12:37

Nurdin Abdullah (int)
Nurdin Abdullah (int)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dengan terdakwa pengusaha Agung Sucipto alias Anggu, di PN Makassar, hari ini Kamis (10/6/2021).

Nurdin menjadi saksi bersama sejumlah orang lainnya. Dia hadir secara virtual.

Nurdin Abdullah akan memberikan kesaksiannya terkait kasus suap yang menjeratnya Februari 2021 lalu.

Sebelum memberikan keterangan, Nurdin Abdullah diberi sejumlah arahan oleh Hakim Ketua Ibrahim Palino dengan Hakim Pendamping M Yusuf Karim dan Arif Agus Nindito.

“Jadi saudara Prof Nurdin Abdullah majelis membacakan saja keterangan dalam BAP, kemudian apabila ada yang tidak sesuai tolong langsung dikoreksi,” kata Ibrahim Palino.

Nurdin hari ini akan memberikan kesaksian bersama 4 orang saksi lainnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR05 Juni 2026 08:52
Pemprov Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Beri Diskon Pokok Pajak hingga 50 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan keringanan bagi masy...
MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...