Logo Datakita.co

Galmerrya Kondorura Bahas Perda Perlindungan dan Pengelolan Lingkungan Hidup

Aditya
Aditya

Sabtu, 13 Maret 2021 21:26

Anggota DPRD Makassar, Galmerrya Kondorura sosialisasikan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Dalton, Sabtu (13/3/2021).
Anggota DPRD Makassar, Galmerrya Kondorura sosialisasikan Perda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Hotel Dalton, Sabtu (13/3/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Galmerrya Kondorura menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolan Lingkungan Hidup, di Hotel Dalton, Sabtu (13/3/2021).

Kata Galmerrya, Perda ini wajib diketahui oleh masyarakat terkait pengelolaan lingkungan hidup. Sehingga, aktivitas apapun yang dapat merusak alam bisa terhindarkan.

“Kita lihat dampak kerusakan lingkungan sehingga terjadi fenomena alam belakangan ini. Sehingga kita ingin Perda ini bisa dikenal oleh masyarakat,” beber Galmerrya.

Kata legislator fraksi PDIP ini, tanggung jawab untuk melindungi lingkungan itu tidak hanya datang dari pemerintah. Tetapi, peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan. Terutama, dalam hal pengelolaan lingkungan hidup.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Muhammad Al Amin mengatakan, Perda ini sudah ada sejak 2016 sehingga saat itu dan seterusnya pemerintah wajib menyelenggarakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Adapun aspek lingkungan yang wajib dilindungi oleh pemerintah Kota Makassar diantaranya Kualitas Udara, Air, tanah, laut dan yang terakhir kelestarian ekosistem mangrove,” jelas Al Amin.

Pemerintah diwajibkan oleh perda nomor 9 tahun 2016 untuk menjaga daya dukung dan daya tampung lingkungan diantaranya melindungi kualitas udara, air, tanah dan laut serta melestarikan keberadaan ekosistem mangrove.

Kemudian, untuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup di Kota Makassar, pemerintah diamanahkan untuk melakukan perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum.

Oleh karena itu, seluruh kegiatan usaha di Kota Makassar wajib memelihara daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, mak setiap kegiatan usaha di wajibkan memiliki dokumen lingkungan dan mengantongi izin lingkungan.

“Kemudian, disisi masyarakat, berdasarkan perda ini, warga Kota Makassar berhak berpatisipai dalam pengawasan yang bertujuan melindungi lingkungan hidup. Bahkan masyarakat diminta aktif untuk terlibat mulai dari perencanaan hingga proses penegakan hukum,” ungkapnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

Bupati Luwu Utara Doakan Arham Darmawan Lolos Seleksi Timnas U-16 di Jakarta
DAERAH21 April 2021 17:37
Bupati Luwu Utara Doakan Arham Darmawan Lolos Seleksi Timnas U-16 di Jakarta
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Muh. Arham Darmawan, atlet sepakbola yang lolos untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-16, akhirnya bertemu Bupati...
Beri Motivasi Peserta Diklatpim III, Abdul Hayat: Banyak Orang Kalah sebelum Bertanding
MAKASSAR21 April 2021 14:05
Beri Motivasi Peserta Diklatpim III, Abdul Hayat: Banyak Orang Kalah sebelum Bertanding
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, memberikan motivasi kepada peserta Pendidikan Latihan dan Pimpinan (Dik...
Sapi di Gowa Dicuri, Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
BERITA21 April 2021 13:09
Sapi di Gowa Dicuri, Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
GOWA, DATAKITA.CO – Seekor sapi dilaporkan hilang dan ditemukan sudah dalam kondisi tinggal tulang belulang. Rupanya, pencuri telah menyembelih sapi...
Pemkab Gowa Dukung Pembangunan Bendungan Pamukkulu Takalar
DAERAH21 April 2021 11:06
Pemkab Gowa Dukung Pembangunan Bendungan Pamukkulu Takalar
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa siap mendukung pembangunan Bendungan Pamukkulu di Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kebupa...