Logo Datakita.co

Edukasi Prokes, Pemkab Gowa akan Bagikan 50 Ribu Masker

Fadli
Fadli

Sabtu, 09 Oktober 2021 07:44

Edukasi Prokes, Pemkab Gowa akan Bagikan 50 Ribu Masker

GOWA, DATAKITA.CO – Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malaganni kembali mengingatkan masyarakatnya untuk selalu taat protokol kesehatan khususnya menjadikan penggunaan masker sebagai kebiasaan.

Hal ini diungkapkan usai menghadiri Gerakan Mobil 500.000 Masker untuk Masyarakat yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Depan Gedung Balai Prajurit Jendral M Yusuf, Jumat (8/10).

“Kami sering mengatakan cara yang bisa dilakukan untuk bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 adalah memakai masker dan melakukan vaksinasi. Alhamdulillah pasien terkonfirmasi sudah menurun semoga dengan kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker maka bisa memutus mata rantai penularan Covid-19,” ungkapnya.

Pada Gerakan Mobil 500.000 Masker yang diserahkan oleh BNPB ke Provinsi Sulsel ini, Pemerintah Kabupaten Gowa mendapatkan jatah 50 ribu masker dan akan didistribusikan dalam waktu dekat di tiga lokasi yang menimbulkan keramaian yakni pasar-pasar, perbatasan, dan sekolah-sekolah serta tempat-tempat vaksinasi.

“Kita selalu mengedukasi masyarakat dan pada gerakan mobil masker ini kita dapat 50 ribu masker. Ini akan kita bagikan secepatnya karena kita sudah berpengalaman dalam membagi masker seperti pada gerakan sejuta masker, jadi 50 ribu ini akan diselesaikan dalam sehari yang rencananya di hari Minggu atau menunggu jadwal pak bupati,” tambahnya.

Olehnya ia berharap melalui gerakan mobil masker tersebut masyarakat semakin teredukasi dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) terutama menggunakan masker, dan menjadikan masker tersebut sebagai kebutuhan yang wajib digunakan dalam setiap aktivitas.

Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito mengatakan Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat ini bertujuan untuk mendorong masyarakat khususnya di Sulawesi Selatan selalu disiplin protokol kesehatan dan membiasakan merubah perilakunya dalam menggunakan masker.

“Kegiatan ini bentuk implementasi program penanganan Covid-19 di Indonesia yang dilakukan untuk mengedukasi dan mensosialisasikan pelaksanaan prokes salah satunya penggunaan masker yang benar dan membiasakan mengubah perilaku ini sebagai kebiasaan baru,” katanya.

Hal itu kata Kepala BNPB sebagai upaya dalam mengendalikan laju Covid-19 di Indonesia yang terbukti dalam tiga minggu terakhir ini nenunjukkan tren penurunan.

“Ini semua upaya dari kita karena Indonesia adalah bangsa yang berjuang, dan bersatu sehingga ketika menghadapi permasalahan bangsa bisa ditangani bersama-sama, contohnya di Sulsel yang sudah menunjukkan level assesment di level dua,” jelas Letjen TNI Garnip Warsito.

Selain itu ia membeberkan langkah ini dilakukan sebagai antisipasi datangnya gelombang ketiga penularan Covid-19 yang diperkirakan akan datang di akhir tahun nanti dan diharapkan jika seleluruh elemen bekerja dan bersatu hal tersebut tidak terjadi di Indonesia.

Pada Gerakan Mobil Masker ini, Wabup Gowa turut didampingi Kapolres Gowa, Dandim 1409 Gowa dan Kepala BPBD Kabupaten Gowa.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR23 Oktober 2021 11:49
Diluncurkan November, Danny Ingin Bangun 5.000 Lorong Wisata
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan meluncurkan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang pada November mendatang. Hal itu...
MAKASSAR23 Oktober 2021 10:37
THM di Makassar Terancam Ditutup karena Langgar PPKM hingga 3 Kali
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Karena sudah melanggar aturan PPKM lebih dari tiga kali, Pemkot Makassar mengancam mencabut usaha sebuah tempat hiburan ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 09:49
Pencairan Insentif Nakes Sudah Mulai Masuk, Usulan TPP Menyusul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus menggenjot pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes). Pelaksana tugas Kepala ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 08:12
Anggota DPRD Dukung Pemkot Makassar Gunakan GeNose Saat PTM
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap akan menggunakan GeNose untuk mendeteksi Covid-19. Meski sejumlah daerah sudah mengh...