Logo Datakita.co

DPRD Makassar Soroti SILPA Membengkak, Beri Warning Pemkot

Fadli
Fadli

Sabtu, 29 November 2025 22:35

DPRD Makassar Soroti SILPA Membengkak, Beri Warning Pemkot

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti lonjakan tajam Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Pemerintah Kota Makassar yang kini mencapai Rp300–400 miliar.

Angka ini jauh melampaui prediksi awal pada pembahasan KUA-PPAS yang memperkirakan SILPA hanya berada di kisaran Rp200 miliar.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar, Hartono, meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) jauh lebih selektif dalam menentukan pagu anggaran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia menilai anggaran tidak boleh dibagikan tanpa mempertimbangkan kemampuan OPD dalam mengeksekusinya.

“TAPD harus melihat setiap OPD. Jangan memberikan anggaran yang tidak bisa dieksekusi,” tegas Hartono dikutip Sabtu (29/11/2025).

Hartono mengingatkan bahwa lonjakan SILPA bukan hal sepele, sebab angka tersebut mencerminkan rendahnya serapan anggaran dan tidak terlaksananya berbagai program yang seharusnya dirasakan masyarakat.

Ia menilai dengan anggaran Pemkot Makassar yang terbatas, kegagalan menyerap anggaran menjadi kerugian besar bagi publik.

“Di awal rapat kita prediksi SILPA sekitar 200-an miliar. Tapi data menunjukkan sudah Rp300 hingga Rp400 miliar. Mudah-mudahan tahun depan tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Hartono menambahkan SILPA yang besar harus menjadi warning bagi pemerintah kota, terutama bagi OPD yang memegang anggaran besar namun tidak mampu menyerapnya secara maksimal.

“Kalau kita lihat data, SILPA kita ini di atas 300 miliar. Ini perlu diwaspadai, Pak Wali dan jajaran TAPD. Ini berkaitan dengan kinerja OPD,” tambahnya.

Menurut DPRD, membengkaknya SILPA dapat mengganggu postur anggaran tahun-tahun berikutnya. Kondisi ini menunjukkan ada program yang tidak berjalan, perencanaan yang kurang tepat, atau pelaksanaan yang tidak optimal di level OPD.

DPRD mendorong Pemkot Makassar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap OPD dengan serapan anggaran rendah.

Selain itu, TAPD diminta memperketat verifikasi program agar hanya kegiatan yang benar-benar siap dan bisa dieksekusi yang masuk dalam perencanaan anggaran 2025.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR22 Januari 2026 15:23
Walikota Makassar Dorong Perencanaan Penanggulangan Bencana yang Lebih Adaftif bagi Disabilitas
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk membangun kota yang inklusif da...
MAKASSAR22 Januari 2026 11:25
Kurangi Sampah ke TPA, KLH Apresiasi Aktivasi Bank Sampah dan TPS 3R di Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar mendapat dorongan sekaligus apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait upaya peningk...
MAKASSAR21 Januari 2026 23:58
Cuaca Ekstrem, Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kota Makassar kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang dalam beberapa hari t...
MAKASSAR21 Januari 2026 20:49
KPK Siapkan Perluasan Desa Antikorupsi 2026 di 12 Provinsi, Sulsel Targetkan 21 Desa
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menyiapkan Perluasan Program Desa Antikorupsi Tahun 2026 di 12 provinsi, termasuk ...