Logo Datakita.co

Djoko Tjandra Ditangkap, Kapolri: Bentuk Komitmen Polri

Fadli
Fadli

Jumat, 31 Juli 2020 19:59

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. ANTARA/ HO-Mabes Polri/aa.
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. ANTARA/ HO-Mabes Polri/aa.

JAKARTA, DATAKITA.CO – Setelah sekian lama diburu, Djoko Tjandra akhirnya berhasil ditangkap, Kamis (30/7/2020).

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengatakan bahwa penangkapan Djoko Tjandra merupakan bentuk komitmen Polri dalam membantu pemerintah menangkap sejumlah buronan kelas kakap.

Kapolri Idham Azis melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (31/7/2020) menuturkan proses penangkapan Djoko Tjandra.

Kata dia, dua pekan lalu Presiden Joko Widodo menginstruksikannya untuk mencari sekaligus menangkap Djoko Tjandra.

Dengan sigap dan cepat, perintah itu langsung dilaksanakan dengan membentuk tim kecil yakni Tim Khusus.

“Perintah itu kemudian kami laksanakan. Kami bentuk tim kecil karena infonya yang bersangkutan berada di Malaysia,” ujar Idham, dikutip dari Antara.

Setelah tim terbentuk, pihaknya langsung mengirimkan surat kepada Kepolisian Malaysia.

Surat tersebut berisi permintaan kerja sama antara police to police untuk menangkap Djoko Tjandra yang ketika itu terdeteksi berada di Kuala Lumpur, Malaysia.

Proses kerja sama dan kerja keras tim membuahkan hasil. Keberadaan Djoko Tjandra akhirnya diketahui.

Kemudian pada Kamis (30/7), Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo berangkat ke Malaysia untuk memimpin proses penangkapan dengan didampingi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ignatius Sigit.

“Djoko Tjandra ini kerap berpindah-pindah tempat. Tapi alhamdulillah berkat kesabaran dan kerja keras tim, Djoko Tjandra berhasil diamankan,” kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Menurut Idham, penangkapan Djoko Tjandra merupakan komitmen Polri untuk menjawab keraguan publik bahwa Polri bisa menangkap yang bersangkutan.

Dia mengatakan, selanjutnya proses hukum Djoko Tjandra akan terus dikawal.

“Terbuka dan transparan serta tidak akan ditutup-tutupi. Artinya siapapun yang terlibat dalam pelarian Djoko akan diproses hukum. Ini juga sebagai upaya bersih-bersih Polri terhadap oknum nakal,” tegas jenderal bintang empat ini.

Menurut dia, hal itu merupakan komitmen Polri untuk mengusut tuntas kasus Djoko secara transparan dan obyektif.

Mengingat bahwa Djoko akan dieksekusi untuk menjalani hukumannya sesuai putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan KPK untuk proses hukum selanjutnya.

“Proses untuk Djoko Tjandra sendiri, tentunya ada proses di kejaksaan yang tentunya akan ditindaklanjuti. Kami juga akan berkoordinasi dengan KPK,” kata Idham. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR25 Juni 2026 08:32
Fatmawati Rusdi Buka Business Forum IGS 2026, Tawarkan Potensi Investasi Sulsel kepada Delegasi 28 Negara
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Delegasi dari 28 negara menjajaki peluang investasi dan perdagangan di Sulawesi Selatan dalam Business Forum Indonesia G...
MAKASSAR24 Juni 2026 21:42
Makassar Perkenalkan Stadion Untia ke Investor Internasional dalam Forum Bisnis IGS 2026
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan momentum Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 untuk memperkenalkan sekaligu...
MAKASSAR24 Juni 2026 16:34
Perkuat Sinergi Daerah di Sulsel 23 Kabupaten/Kota Hadir Dalam Forum Bisnis Investasi IGS 2026
MAKASSAR, DATAKITA.CO — Indonesia Gastronodiplomacy Series (IGS) 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi investasi Kota Makassar tetapi juga menjadi ...
MAKASSAR24 Juni 2026 11:19
Sambut Delegasi 28 Negara pada IGS 2026, Walikota Appi Gaungkan Potensi Makassar sebagai Gerbang Indonesia Timur
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Diplomasi budaya dan kuliner menjadi pintu masuk Pemerintah Kota Makassar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada dun...