MAKASSAR, DATAKITA.CO – Masyarakat Kota Makassar, khususnya Kecamatan Ujung Pandang kembali mengeluhkan naiknya harga bahan pokok di pasaran.

Apalagi, bulan ini sudah mendekati hari raya idul Adha 1444 hijriah, sehingga bahan-bahan pokok di pasar dipastikan melonjak naik.
Karena itulah, Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Rachmatika Dewi meminta kepada Pemerintah Provinsi dan Kota Makassar untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok.
Baca Juga :

Hal tersebut disampaikan Rachmatika Dewi saat melakukan Reses kedua tahun 2023 di Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sabtu (3/6/2023).
Legislator Nasdem Sulsel yang akrab disapa Cicu ini menyampaikan warga khususnya ibu-ibu di Kecamatan Ujung Pandang kembali dibuat pusing karena kebutuhan pokok yang mendasar seperti beras, harganya kian naik.
Hal itu juga dikarenakan, menurut salah satu warga tersebut, adanya pasar murah yang diadakan oleh pemerintah kota Makassar, namun tidak menyentuh secara menyeluruh kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Cicu meminta Pemerintah Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar melakukan koordinasi terkait menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.
Begitu juga, terkait pengamanan serta pemantauan, terutama untuk komoditas yang dibutuhkan masyarakat utamanya beras, begitu pun untuk distribusi bahan pokok yang dibutuhkan.
Selain itu, aspirasi salah satu warga di Kecamatan Ujung Pandang terkait anaknya yang berkebutuhan khusus ingin melanjutkan pendidikan di sekolah luar biasa (SLB), menjadi fokus perhatian Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini.

Menurut Cicu, warga tersebut diketahui mengeluhkan biaya yang harus dikeluarkan untuk menyekolahkan anaknya di sekolah berkebutuhan khusus.
Untuk itu, Dirinya berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih kepada anak-anak bangsa yang ingin melanjutkan pendidikan khususnya bagi ABK, namun terkendala dengan biaya.
“Semua masyarakat kita itu punya hak untuk mendapatkan pendidikan layak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus juga berhak. Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah sehingga sudah selayaknya mereka dibantu untuk tetap sekolah,” pungkasnya. (*)








Komentar