Logo Datakita.co

Cerdas dan Etis Berinternet Ciptakan Masyarakat Digital yang Harmonis

Aditya
Aditya

Selasa, 14 September 2021 10:53

Cerdas dan Etis Berinternet Ciptakan Masyarakat Digital yang Harmonis

MAJENE, DATAKITA.CO – Sebanyak 768 peserta di Majene, Sulawesi Barat antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, Selasa (14/9/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Pada program hari ini pembahasan temanya adalah “Jarimu Harimaumu”.

Program kali ini dipandu Ronny Buol sebagai moderator dengan menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Public Speaker dan pemilik @mydearscarf, Indira Wibowo pegiat Yayasan Ruang Antara, Ayu Adriani anggota Japelidi, Andi Fauziah Astrid serta pemengaruh (influencer) dan Ketua Genre (BKKBN) Gorontalo, Prasetyo Sumba. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, Indira sebagai pemateri pertama tampil membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Mengenal Macam-macam Aplikasi Percakapan, Perbedaan dan Fitur-fiturnya”.

Menurut Indira, komunikasi lewat surel, rekaman, dan laman, merupakan contoh percakapan asinkron (tak langsung). Sedangkan penggunaan Skype, Whatsapp, atau Zoom, menjadi contoh percakapan sinkron (langsung dan serempak dalam waktu nyata). Pemahaman terhadap berbagai fiturnya penting agar kita mampu memanfaatkan aplikasi tersebut secara tepat.

Berikutnya, Ayu menyampaikan materi etika digital berjudul “Etika Berjejaring: Jarimu Harimaumu!”. Ia mengatakan, penting untuk memahami dan melaksanakan penyaringan terhadap konten yang pantas dan layak diunggah di media sosial. Selalu perhatikan prinsip etis, klarifikasi, verifikasi, dan hargai privasi diri dan orang lain.

Sebagai pemateri ketiga, Andi Fauziah membawakan tema budaya digital tentang “Mengenal Lebih Jauh Cara Menyuarakan Pendapat di Dunia Digital”. Menurut dia, kebebasan berekspresi di ruang digital memiliki batasan yang sama dengan hak-hak digital, yakni tak boleh melanggar hak dan melukai orang lain atau membahayakan kepentingan publik, negara, dan masyarakat.

Adapun Prasetyo, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Tips Menjaga Keamanan Digital bagi Anak-anak di Dunia Maya”. Ia mengatakan, peran orang tua sangat penting dalam melindungi anak dari ancaman negatif di dunia maya. Beberapa langkah yang bisa ditempuh, antara lain membatasi informasi pribadi dan penggunaan gawai, mengenali ancaman keselamatan, serta menyaring sebelum membagi konten di internet.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaan menarik peserta adalah tentang aspek apa saja yang perlu diperhatikan dalam berpendapat di media sosial. Narasumber menjelaskan bahwa media sosial kita merupakan bagian dari media komunikasi kelompok/publik. Sehingga, etika perlu diperhatikan agar tak melanggar aturan berekspresi di dunia digital.

Webinar Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan edukatif. Dalam kegiatan di Majene ini, panitia memberikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR05 Juni 2026 08:52
Pemprov Sulsel Hapus Denda Pajak Kendaraan 100 Persen, Beri Diskon Pokok Pajak hingga 50 Persen
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan keringanan bagi masy...
MAKASSAR04 Juni 2026 23:48
Pemprov Sulsel Raih WTP dari BPK, Andi Sudirman: Bukti Kepercayaan Publik dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali...
MAKASSAR04 Juni 2026 22:41
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial. Da...
PENDIDIKAN04 Juni 2026 14:38
Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Farida Patittingi menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan capaian Ind...