Logo Datakita.co

Banjir Landa Sejumlah Kecamatan di Wajo, 2 Jembatan Gantung Rusak

Fadli
Fadli

Selasa, 24 Desember 2024 22:23

Banjir Landa Sejumlah Kecamatan di Wajo, 2 Jembatan Gantung Rusak

WAJO, DATAKITA.CO – Cuaca ekstrem dan hujan dengan intensitas tinggi pada tanggal 20 – 22 Desember 2024 telah menyebabkan banjir di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Wajo.

Berdasarkan data BPBD Wajo, terdapat sedikitnya 4000 rumah warga yang terdampak banjir di 24 desa/kelurahan pada empat (4) kecamatan, yakni Kecamatan Sabbangparu, Kecamatan Tempe, Kecamatan Tanasitolo, dan sebagian Kecamatan Belawa.

Selain berdampak pada pemukiman, banjir kali ini juga berdampak pada areal pertanian, sarana prasarana sekolah, masjid, jalan dan sarana lainnya.

Dari empat Kecamatan tersebut, Kecamatan Sabbangparu merupakan wilayah kecamatan terdampak banjir paling parah, sedikitnya 10 desa terdampak banjir yang cukup parah. Luapan air sungai walannae yang cukup deras mengakibatkan warga di 10 desa tersebut sempat terisolir genangan banjir.

Derasnya banjir juga menyebabkan rusaknya 2 buah jembatan gantung penghubung antar desa di Desa Wage dan Desa Tadangpalie, bobolnya tanggul dan berakibat pada rusaknya beberapa rumah warga. Selain itu banjir juga menyebabkan terputusnya akses transportasi lintas kabupaten selama 3 hari.

Pihak TRC-BPBD, Polsek dan Koramil Sabbangparu, bersama tim gabungan lainnya, dibantu SAR Brimob telah melakukan tindakan evakuasi dan penyelamatan di lokasi banjir.

Kepala BPBD Wajo, Syamsul Bahri yang dikonfirmasi membenarkan terjadinya banjir yang menimpa sejumlah kecamatan di Wajo.

“Iya betul, banjir cukup deras. Tindakan pertama yang kami lakukan yaitu evakuasi dan penyelamatan, bersama tim terpadu dan Dinas PUPR sempat melakukan tindakan perbaikan darurat beberapa sarana seperti jembatan gantung, pembukaan akses, selanjutnya melakukan evakuasi warga yang rumahnya terdampak cukup parah, bahkan ada beberapa warga rentan yang dievakuasi, seperti lansia, anak-anak, dan orang sakit. Alhamdulillah atas kerjasama semua pihak, semua berjalan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Wajo Andi Bataralifu menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktifitas.

“Alhamdulillah berkat kerjasama segenap stakeholder dan doa kita semua, kita dapat melewati situasi yang menghawatirkan, dan saat ini semoga kondisi banjir semakin surut dan kondusif. Namun demikian saya menghimbau agar kita semua tetap waspada dan berhati-hati, tetap memantau perkembangan dan informasi cuaca, dan semua pihak kiranya tetap berkoordinasi dengan baik,” harap Andi Bataralifu yang baru saja dilantik sebagai Direktur Evaluasi Kinerja dan Pengembangan Kapasitas pada Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri.

Hingga kini, kondisi semakin kondusif, banjir berangsur mulai surut. Namun demikian desa dan kelurahan yang terdampak masih tergenang banjir, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR16 April 2026 21:53
Sekda Sulsel Dorong Sinergi Optimalkan Pajak Daerah
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka secara resmi High Level Meeting dan Asistensi Champio...
MAKASSAR16 April 2026 21:43
Hadapi “El Nino Godzilla” di Makassar, Pemkot Antisipasi Krisis Air
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota Makassar, mengantisipasi langka strategis menghadapi ancaman musim kemarau ekstrem di pertengahan tahun 2026...
MAKASSAR16 April 2026 14:20
Kunjungan Wisatawan di Sulsel dan Kontribusi Ekonomi Meningkat
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai menyinkronkan arah pembangunan sektor kebudayaan, pariwisata, dan ek...
MAKASSAR16 April 2026 13:47
Munafri Alihkan Anggaran Pengadaan Randis untuk Pendidikan dan Infrastruktur di Daratan Hingga Pulau
MAKASSSAR, DATAKITA.CO – Di tengah tekanan efisiensi anggaran, Walikota Makassar Munafri Arifuddin memilih mengambil jalur yang tidak lazim bagi seo...