Logo Datakita.co

Anggota DPRD Dukung Pemkot Makassar Gunakan GeNose Saat PTM

Fadli
Fadli

Sabtu, 23 Oktober 2021 08:12

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir.
Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir.

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap akan menggunakan GeNose untuk mendeteksi Covid-19. Meski sejumlah daerah sudah menghapus penggunaan alat ini.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menyebut dengan penggunaan GeNose saat mendeteksi seseorang, lebih bisa menghemat anggaran dibandingkan jika menggunakan rapid test antigen maupun PCR.

Sejumlah legislator DPRD Kota Makassar mendukung rencana Danny Pomanto untuk menggunakan GeNose. Dukungan itu datang dari Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Kasrudi dan Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar Abd Wahab Tahir.

Diketahui, Danny menggunakan alat GeNose untuk mendeteksi kesehatan paru-paru bagi siswa yang ingin mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di Makassar. Rencana tersebut disambut baik oleh Kasrudi.

“GeNose ini kan untuk mendeteksi awal dan sudah disetujui oleh beberapa organisasi kesehatan di seluruh Indonesia untuk mendeteksi awal Covid-19,” ungkap Kasrudi, Jumat (22/10/2021).

Bahkan politisi Gerindra itu ingin GeNose digunakan di instansi-instansi swasta yang ada di Indonesia. Bahkan instansi pemerintah juga pakai.

Yang terpenting, kata dia siswa yang ingin mengikuti PTM sudan divaksin. GeNose ini untuk mendeteksi awal saja.

“Jadi menurut saya untuk PTM cukup GeNose saja. Kan yang penting siswa sudah vaksin. Itu intinya sebenarnya. Kalau belum divaksin silahkan divaksin dulu,” tambah Kasrudi.

Senada dengan Kasrudi, Wahab Tahir juga mendukung rencana Danny untuk menggunakan GeNose. “Ide yang bagus dan saya mendukung hal tersebut,” ujar Wahab saat dihubungi.

Wahab mengatakan, Pemkot Makassar sangat berhati-hati soal kesehatan anak didik. Olehnya itu, Pemkot menghadirkan GeNose sebagai langkah antisipasi untuk mendeteksi anak-anak.

“Itu dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk melakukan deteksi dalam rangka kehati-hatian, saya sangat setuju,” katanya.

Wahab mengatakan, apa yang dilakukan Pemkot Makassar patut dihargai dan didukung sebagai bentuk pelayanan publik.

“Setiap upaya patut dihargai dan yang dilakukan pemkot adalah bagian dalam rangka pelayanan kepada rakyat,” tuturnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR29 November 2021 18:18
Direvitalisasi Tahun Depan, Begini Wajah Karebosi Nantinya
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Lapangan Karebosi bakal mengalami revitalisasi. Pemerintah Kota Makassar menyiapkan anggaran sekira Rp18 miliar. Anggaran re...
MAKASSAR29 November 2021 15:59
Polda Sulsel Gelar Operasi Lilin Jelang Nataru, Turunkan 4.550 Personel
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Polda Sulsel akan menggelar Operasi Lilin mulai tanggal 22 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Operasi ini dilaksanakan unt...
BERITA29 November 2021 15:01
Bahas Pelayanan Kesehatan, Apiaty: Masyarakat Wajib Mendapatkan Layanan Yang Baik
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty K Amin Syam menggelar Sosialisasi Peraturan (Perda) Nomor 7 Tahun 2009 tentang Pelaya...
BERITA29 November 2021 14:31
Mantan Sekdis PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun dan Denda Rp200 Juta
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Mantan Sekretaris Dinas (Sekdis) PUTR Sulawesi Selatan (Sulsel) Edy Rahmat divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta...