Logo Datakita.co

6 Jam Geledah Kantor Gubernur Sulsel, KPK Bawa 3 Koper

Fadli
Fadli

Rabu, 03 Maret 2021 18:19

Ilustrasi: Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo. (int)
Ilustrasi: Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo. (int)

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kota Makassar terkait dengan penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pembangunan infrastruktur di Pemprov Sulsel pada tahun anggaran 2020—2021.

Usai menggeledah kantor PUTR Sulsel dan rumah pribadi gubernur nonaktif Nurdin Abdullah pada Selasa (2/3/2021), tim KPK kembali mendatangi ruangan Biro Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (3/2/2021). Penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WITA.

Saat penggeledahan, ruangan Biro Pengadaan terlihat ditutup rapat. Tidak satupun orang diizinkan masuk.

Setelah sekira 6 jam melakukan penggeledahan, tim dari KPK pun keluar sambil membawa tiga koper dan dua kardus yang diduga berisi dokumen terkait kasus yang membelit gubernur dan dua orang lainnya. Kira-kira pukul 16.00 WITA tim KPK keluar dari gedung Kantor Gubernur.

Semua barang itu kemudian dinaikkan ke dalam dua bagasi mobil yang telah disiapkan di halaman Kantor Gubernur Sulsel.

Kemarin, KPK juga menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel dan rumah pribadi tersangka Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) pada hari Selasa (2/3/2021).

Dari dua lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini dan juga sejumlah uang tunai.

Sebelumnya, pada hari Senin (1/3/2021), tim penyidik KPK juga telah menggeledah di dua lokasi berbeda di Sulsel, yaitu rumah dinas jabatan Gubernur Sulsel dan rumah dinas jabatan Sekretaris Dinas PUTR.

“Dari dua lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini dan sejumlah uang tunai,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Untuk jumlah uang tunai yang diamankan tersebut masih akan dihitung kembali oleh tim penyidik KPK.

Selain gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yaitu Edy Rahmat (ER) selaku Sekretaris PUTR Sulsel atau orang kepercayaan Nurdin, dan Agung Sucipto (AS) selaku kontraktor.

 

 Komentar

 Terbaru

Reses di Dua Lokasi, Ari Ashari Ilham Dicurhati Soal Jembatan hingga Bansos
MAKASSAR21 April 2021 22:08
Reses di Dua Lokasi, Ari Ashari Ilham Dicurhati Soal Jembatan hingga Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham melaksanakan kegiatan Reses Kedua Masa Sidang Kedua Tahun Anggaran 2020-202...
ASN Gowa Dilarang Mudik Lebaran, Wabup: Jangan Coba-coba Melanggar
DAERAH21 April 2021 19:41
ASN Gowa Dilarang Mudik Lebaran, Wabup: Jangan Coba-coba Melanggar
GOWA, DATAKITA.CO – Seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa diminta untuk tidak mudik lebaran tahun ini. ...
Bupati Luwu Utara Doakan Arham Darmawan Lolos Seleksi Timnas U-16 di Jakarta
DAERAH21 April 2021 17:37
Bupati Luwu Utara Doakan Arham Darmawan Lolos Seleksi Timnas U-16 di Jakarta
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Muh. Arham Darmawan, atlet sepakbola yang lolos untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-16, akhirnya bertemu Bupati...
Beri Motivasi Peserta Diklatpim III, Abdul Hayat: Banyak Orang Kalah sebelum Bertanding
MAKASSAR21 April 2021 14:05
Beri Motivasi Peserta Diklatpim III, Abdul Hayat: Banyak Orang Kalah sebelum Bertanding
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, memberikan motivasi kepada peserta Pendidikan Latihan dan Pimpinan (Dik...