Logo Datakita.co

12 Kecamatan di Lutra Masuk Zona Oranye Penyebaran Covid

Fadli
Fadli

Rabu, 04 Agustus 2021 10:05

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Sebanyak 12 dari 15 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara kini masuk zona oranye penyebaran COVID-19. Dua kecamatan, Limbong dan Rampi, berada pada zona kuning. Tersisa satu kecamatan zona hijau, yaitu Seko.

Penambahan kasus harian yang juga semakin meningkat setiap hari menjadi pemicu banyaknya kecamatan berada pada zona oranye.

Kasus harian COVID-19 pada Senin 2 Agustus 2021, terdapat penambahan 14 kasus aktif dan satu orang meninggal dunia, sehingga total kasus aktif sampai tanggal 2 Agustus 2021 adalah sebanyak 431 kasus.

Total kasus COVID-19 di Luwu Utara sejauh ini adalah 2.096 kasus. Rinciannya, 1.604 sembuh, 431 isolasi, dan 64 orang meninggal dunia.

Kondisi ini membuat Bupati Indah Putri Indriani memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 sampai 9 Agustus 2021, sekaligus fokus pada penanganan di hulu dengan memaksimalkan relawan desa, dan edukasi prokes 5M melalui pendekatan persuasif serta penyebaran informasi melalui kanal-kanal pemerintah.

“Kita ingin PPKM level 3 berjalan dengan efektif di lapangan, seperti pendisiplinan prokes 5M, terutama penggunaan masker dan bagaimana menghindari kerumunan, termasuk bagaimana menyukseskan vaksinasi. Ini yang harus kita gencarkan, sehingga penanganan di hilir kita tidak kerepotan,” tutur Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini.

Indah Putri Indriani mengatakan, penanganan di hulu menjadi solusi strategis pemerintah daerah dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang lebih luas. Sehingga, kata dia, penanganan di hilir nantinya bisa dilakukan dengan lebih baik, utamanya pada sisi perawatan dan pengawasan bagi mereka yang melakukan isolasi mandiri.

Hal penting lainnya adalah bagaimana memasifkan sosialisasi protokol kesehatan 5M sampai ke tingkat desa seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Upaya kita melalui testing, tracking dan treatment juga menjadi penting dilakukan guna menahan laju penyebarannya,” imbuh dia.

 Komentar

 Terbaru

EKOBIS28 September 2021 18:26
Pertamina Tukar Tabung LPG 3 Kg Milik ASN Maros dengan Bright Gas
MAROS, DATAKITA.CO – Pertamina melakukan jemput bola dengan memberikan promo tukar tabung LPG 3 Kg bersubsidi ke tabung LPG non-subsidi Bright G...
PENDIDIKAN28 September 2021 15:42
UIM Makassar Jalin Kerjasama dengan Pegadaian, Majdah: Saat Ini Era Kolaborasi dan Maju Bersama
JAKARTA, DATAKITA.CO — Lawatan Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi di Jakarta, dalam sehari telah melakukan penanda...
BERITA28 September 2021 15:17
Kapolda Nyatakan Perang Melawan Narkoba, 74,9 Kg Sabu dan 38.600 Butir Ekstasi Dimusnahkan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Polda Sulsel memusnahkan barang bukti narkoba, yang dilakukan di lapangan Mapolda Sulsel pada Selasa (28/9/2021). Pemusnahan...
DAERAH28 September 2021 14:42
Ayo Ikutan! 28 Oktober Digelar Vaksinas Gabungan Ojek Online di Gowa
GOWA, DATAKITA.CO – Pemerintah Kabupaten Gowa akan menyiapkan 1.000 dosis vaksin sebagai bentuk mendukung pelaksanaan Vaksinasi Gabungan Ojek On...