Warga Malimongan Curhat Soal SPMB hingga BPJS ke Fatma Wahyudin
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), Fatma Wahyudin kembali menemui konstituennya dalam agenda reses masa persidangan III di Jalan Dakwah Lorong 182, Kelurahan Malimongan, Kecamatan Wajo, Minggu (27/7/2025).
Reses menjadi agenda rutin yang digelar Fatma Wahyudin sebagai anggota DPRD Sulsel. Melalui kegiatan ini, dia menyerap banyak aspirasi warga untuk ditindaklanjuti.
Kali ini, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel itu menerima keluhan warga soal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan pemanfaatan BPJS Kesehatan.
Fatma melihat SPMB kali ini menemui banyak masalah. Sebagai perwakilan rakyat, dia sudah menerima banyak keluhan dari orang tua soal alur pendaftaran hingga kelulusan.
“Ini yang sampai sekarang belum bagus. Kami bahkan panggil Dinas Pendidikan ke DPRD Sulsel, cuma kadisnya ini selalu diwakili dengan kepala bidangnya yang belum bisa memutuskan kebijakan,” jelasnya.
Hingga kini, dia berupaya untuk mengatasi masalah ini sehingga SPMB tahun depan tidak terjadi masalah atau menyusahkan orang tua calon siswa. Apalagi, sudah ada kebijakan sekolah unggulan dari Pemprov Sulsel.
“Sekarang komunikasi kita ke Disdik itu masih belum bagus, kita masih upayakan untuk bisa evaluasi,” kata Fatma.
Sementara BPJS, kata dia, setiap rumah sakit pemerintah sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Adapun RS milik Pemprov Sulsel yang sudah menerima peserta BPJS antara lain RS Dadi, RS Haji, RSUD Labuang Baji, dan RS Sayang Rakyat.
“Kalau RS Wahidin itu kewenangannya pusat dan kalau Daya itu punyanya Pemerintah Kota Makassar,” ujarnya.
Namun apabila peserta BPJS menerima kendala, Fatma mempersilahkan warga untuk mengadu ke dirinya. Sehingga mereka bisa cepat untuk mendapatkan perawatan.
“Apalagi kalau sudah dalam kondisi yang tidak baik, kalau memang dipersulit, telpon ma saja biar saya tindaklanjuti cepat,” tutup Fatma. (*)