Logo Datakita.co



Warga Buloa Curhat ke Cicu Soal PKH Hingga Banjir

Aditya
Aditya

Rabu, 08 Desember 2021 21:54

Legislator NasDem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menyerap aspirasi Warga Kelurahan Buloa, Rabu (8/12/2021).
Legislator NasDem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menyerap aspirasi Warga Kelurahan Buloa, Rabu (8/12/2021).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Rachmatika Dewi reses di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Rabu (8/12/2021). Kegiatan itu dihadiri warga yang merupakan konstituen.

Banyak keluhan atau aspirasi yang disampaikan oleh warga dalam kegiatan reses tersebut. Beberapa diantaranya adalah air bersih, drainase yang dangkal hingga tersisa banjir, dan bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Seperti yang disampaikan Syamsul dan Deni. Masing-masing mereka menyampaikan drainase yang dangkal sehingga berujung banjir. Begitu juga dengan bantuan PKH yang tidak merata.

“Selalu banjir di sini bu, drainasenya perlu dikeruk. Apalagi hujannya tidak berhenti dua hari, pasti sudah tinggi,” ujar Syamsul.

Mengenai permasalahan tersebut, Cicu — sapaan akrabnya, akan memastikan drainase di Kecamatan Tallo bakal dilakukan penggerukan. Terkhusus untuk Kelurahan Buloa.

“Kita pastikan semuanya terakomodir. Catat saja alamat ta nanti kita hubungi Dinas PU (Pekerjaan Umum) Kota Makassar untuk menggeruk drainse yang sedimennya banyak,” ujarnya.

Adapun Sungai Tallo yang dianggap dangkal sehingga menjadi salah satu penyebab banjir, kata Cicu, pihaknya tidak punya kewenangan langsung untuk menindaki. Pasalnya, merupakan tanggung jawab dari BBWS Pompengan-Jeneberang.

“Tapi kita akan koordinasi dengan BBWS Pompengan. Sebenarnya itu wewenang mereka kalau untuk sungai. Mereka juga punyak banyak excavator besar untuk menggeruk nanti,” jelas Ketua Nasdem Kota Makassar ini.

Terakhir, untuk PKH, Cicu memastikan program bantuan sosial ini akan menjadi aspirasi yang penting untuk dikawal. Ia memandang sejauh ini bantuan tersebut tidak merata disalurkan ke warga.

“Karena selama ini yang mendata dari atas bukan langsung dari bawah. Makanya hal itu terjadi. Harusnya dari bawah seperti RT dan RW yang mendata karena mereka yang tahu kondisi warganya,” tutup Cicu. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA11 Agustus 2022 18:39
Lantik Putri Dakka Jadi Ketua NasDem Luwu Utara, Rusdi Masse: Perempuan Tangguh yang Punya Keihlasan
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Putri Dakka resmi memimpin DPD Partai NasDem Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Pengusaha cantik asal Luwu Raya itu dilanti...
OLAHRAGA11 Agustus 2022 15:58
PSM Makassar Masuk Final AFC Cup 2022, Gubernur: Masyarakat Sulsel Bangga
MAKASSAR, DATAKITA.CO – PSM Makassar memberikan kado indah kepada Indonesia khususnya Sulsel menjelang 77 Tahun Kemerdekaan RI. PSM berhasil mas...
DAERAH10 Agustus 2022 18:58
Bupati Bantaeng Perkenalkan Produk Lokal Cokelat Sehat “Chocotua”
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Bupati Kabupaten Bantaeng, Ilham Syah Azikin memperkenalkan produk premium Industri Kecil Menengah (IKM) Chocotua dihapa...
BERITA10 Agustus 2022 17:05
Mendagri Puji Walikota Makassar Atas Keberhasilan Kendalikan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
PADANG, DATAKITA.CO – Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menyebut nama Walikota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berkali-kali saat ...