Logo Datakita.co

Wakatobi Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2020

Fadli
Fadli

Sabtu, 08 Agustus 2020 22:59

Wisatawan menyelam di titik selam Mari Mabuk, Pulau Tomia, Waha, Tomia, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (5/11/2016). Pulau Tomia memiliki 30 titik penyelaman dan snorkeling dari 48 titik yang terdapat di Kabupaten Wakatobi yang oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai pusat cagar biosfer dunia. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani/kye/aa.
Wisatawan menyelam di titik selam Mari Mabuk, Pulau Tomia, Waha, Tomia, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (5/11/2016). Pulau Tomia memiliki 30 titik penyelaman dan snorkeling dari 48 titik yang terdapat di Kabupaten Wakatobi yang oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai pusat cagar biosfer dunia. ANTARA FOTO/Dewi Fajriani/kye/aa.

KENDARI, DATAKITA.CO – Pariwisata Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata andalan Indonesia masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) kategori Branding Pariwisata Terpopuler 2020.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Wakatobi, Nadar mengatakan Kementerian Pariwisata memberikan kesempatan bagi daerah pemilik destinasi wisata untuk melakukan promosi sesuai kategori dan nominasi.

“Kemenpar melalui program jalan-jalan memberi ruang bagi daerah pemilik destinasi pariwisata untuk berpromosi sesuai kategori,” kata Nadar di Kendari, Sabtu (8/8/2020).

Dikutip dari Antara, Wakatobi yang masuk Nominasi API tahun 2020 dengan branding ‘Wakatobi World Marine Heritage’, bersaing dengan beberapa branding pariwisata daerah lain di Indonesia.

Pesaing adalah City of Music Kota Ambon Maluku, Explore Jambi, Kaltim Paradise of The East, Riau the Homeland of Melayu, Bali The Island of Gods, Sleman the Living Culture, Lampung the Treasure of Sumatera, Wonder Riau Islands dari Kepri dan Authentic Minangkabau kategori Brand Pariwisata dari Tanah Datar.

Branding pariwisata ‘Wakatobi World Marine Heritage’, menurut Nadar, sebagai identitas pariwisata daerah yang menggambarkan kekuatan destinasi serta representasi dari Unique Selling Point (Faktor Pembeda) yang tidak dimiliki oleh daerah lain.

Dalam siluet itu ada simbol tari Lariangi yang menggambarkan aspek kultur, kemudian gambar perahu adalah simbol kekuatan kita sebagai kabupaten maritim.

Gambar karang sebagai simbol keragaman hayati di bawah laut, serta gambar kaki katak (Fin) dive itu lebih kepada core activity utama pariwisata Wakatobi dalam hal ini wisata selam (diving), ujar Nadar.

Nadar berharap dengan masuknya branding pariwisata ‘Wakatobi World Marine Heritage’, sebagai nominator API kategori branding pariwisata terpopuler tahun 2020, nilai promosi dari branding dan pariwisata Wakatobi bisa lebih terekspos.

Oleh karena itu, ia mengharapkan masyarakat mendukung branding pariwisata ‘Wakatobi World Marine Heritage’, di ajang nominasi API 2020 dengan cara ketik API 4J, lalu kirim SMS ke 99386. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA15 Mei 2021 15:39
Antisipasi Covid-19, Pengunjung Hutan Mangrove Tongke-tongke Dicek Suhu Tubuhnya
SINJAI, DATAKITA.CO – Libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, objek wisata yang tetap buka menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Salah satunya ...
BERITA15 Mei 2021 15:12
Nongkrong Sambil Kantongi Tembakau Gorila, Pemuda Ini Digelandang Polisi
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Seorang pemuda yang masih berusia 17 tahun diamankan Tim Thunder Dit Samapta Polda Sulsel. Pemuda ini kedapatan menganto...
DAERAH15 Mei 2021 11:36
Parepare Nol Kasus Aktif Covid, Dinkes: Masyarakat Jangan Lengah
PAREPARE, DATAKITA.CO — Pemerintah Kota Parepare sukses mengendalikan angka kasus Covid-19. Bahkan di saat momen lebaran. Hingga kini, Pemkot Parepa...
BERITA15 Mei 2021 10:11
Satu Rumah di Sinjai Rusak Parah Tertimpa Material Longsor
SINJAI, DATAKITA.CO — Sebuah rumah di Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai mengalami rusak parah setelah tertimpa material long...