Logo Datakita.co

Wagub Fatmawati Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas, Bidik Pasar Lebih Luas

Fadli
Fadli

Rabu, 08 April 2026 22:10

Wagub Fatmawati Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas, Bidik Pasar Lebih Luas

SIDRAP, DATAKITA.CO – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tenun emas di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untuk naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

Dorongan tersebut disampaikan saat Fatmawati mengunjungi langsung pengrajin tenun emas di Kecamatan Tellulimpoe, Selasa (7/4/2026), dalam rangka pembinaan dan monitoring pelaku UMKM di daerah.

Dalam kunjungan itu, Fatmawati didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, serta meninjau proses produksi tenun tradisional yang menjadi salah satu produk unggulan daerah.

Salah satu pengrajin yang dikunjungi adalah Mannia Parenta (68), yang telah puluhan tahun menekuni kerajinan tenun emas. Di rumah sederhananya, Mannia tetap mempertahankan tradisi menenun secara manual dengan ketekunan tinggi.

Ia mengungkapkan, satu lembar kain tenun dapat dikerjakan hingga dua bulan, tergantung tingkat kerumitan motif. Bahan baku benang diperoleh dari Makassar, sementara motif kini banyak terinspirasi dari tren yang berkembang di media sosial.

“Lewat Facebook. Macam-macam (harganya), ada yang Rp4 juta sampai Rp5 juta, tergantung tingkat kerumitan,” kata Mannia.

Mannia mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap para pengrajin lokal. Kunjungan tersebut, menurut dia, menjadi motivasi untuk terus mempertahankan usaha sekaligus mengembangkannya.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga bisa dikunjungi langsung oleh Ibu Wakil Gubernur. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menenun dan mengembangkan usaha ini ke depan,” ujarnya.

Ia berharap dukungan pemerintah terus berlanjut, terutama dalam akses pemasaran, permodalan, serta penguatan kapasitas usaha berbasis digital.

Menanggapi hal itu, Fatmawati menilai tenun emas Sidrap memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai produk ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Kita ingin UMKM lokal seperti tenun emas ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas, karena kualitas dan nilai budayanya sangat kuat,” kata Fatmawati.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga terus mendorong program pembinaan UMKM melalui pelatihan, fasilitasi akses permodalan, serta perluasan pasar berbasis digital.

Menurut dia, penguatan UMKM menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Tenun emas menjadi salah satu produk unggulan UMKM Sidrap yang terus dikembangkan untuk mendukung ekonomi kreatif daerah.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah dan daya saing, baik di pasar nasional maupun global.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulsel dalam mendorong UMKM naik kelas sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal di tengah arus modernisasi. (*)

 Komentar

 Terbaru

BERITA14 Juli 2026 08:45
Digitalisasi Layanan Pajak Bapenda Makassar Terus Diperkuat, Pamungkas Terintegrasi dengan Lontara Plus
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan perpajakan daerah mela...
PEMERINTAHAN13 Juli 2026 20:25
Perkuat Basis Data PBB-P2, Bapenda Makassar Hadirkan Aplikasi PAMUNGKAS
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menghadirkan inovasi aplikasi Pajak Mulia Membangun Kota Makassar (PAMUN...
BERITA12 Juli 2026 19:30
Sekretariat DPRD Makassar Matangkan Perencanaan Ruang Kegiatan Bersama Kementerian PU
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, bergerak cepat mematangkan tata kelola fasilitas kerja ...
BERITA11 Juli 2026 22:36
Irwan Hasan Dorong Penguatan Pengelolaan Sampah dan Pengawasan Lingkungan di Kota Makassar
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Irwan Hasan menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah bersama Dinas Ling...