Viral Kerumunan di Mall, Plt Gubernur Akan Kerahkan Pasukan dan Atur Pengunjung

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sejumlah pusat perbelanjaan seperti mall dan toko fashion mulai dipadati pembeli. Sama halnya terjadi di Kota Makassar.

Dari beberapa video yang sempat viral dan foto yang beredar di media sosial, tampak antusiasme dan kerumunan masyarakat berbelanja jelang lebaran. Padahal, saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Menanggapi kejadian itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyesalkan kejadian itu.

Menurutnya, pengelola ataupun penanggung jawab mall ataupun toko harus memperhatikan kapasitas pengunjung.

“Saat ini masih pandemi, jadi harusnya pihak pengelola mall ataupun toko (fashion) bisa membatasi pengunjung yang masuk dengan maksimal kapasitas 50 persen pengunjung, mengatur jarak pengunjung, memakai masker, serta ada pengukuran suhu tubuh,” katanya, Minggu (2/5/2021).

Dirinya pun telah menginstruksikan tim gabungan yang terdiri dari aparat TNI, Polri dan Satpol PP, untuk turun melihat dan memantau langsung titik-titik yang bisa berdampak keramaian.

“Besok (hari ini, red) kita kerahkan petugas pengamanan ke lokasi, serta telah koordinasi dengan Pak Kapolda untuk pengaturan arus kendaraan pengunjung sistem buka tutup ke pusat keramaian, demi menjaga pengunjung maksimal 50 persen,” terangnya.

“Jadi kendaraan pengunjung akan kita alihkan sesuai kontrol tetap 50 persen di pusat keramaian, juga akan kita jaga pintu masuk mall, pasar dan pusat keramaian lainnya dengan sistem buka tutup arus pengunjung dan parkiran,” sambungnya.

Nantinya, jika ditemukan adanya pusat perbelanjaan yang mengabaikan protokol kesehatan, kata dia, akan diberikan sanksi tegas kepada pemiliknya.

Sebelumnya, Walikota Makassar Danny Pomanto melakukan sidak ke Mall Panakkukang (MP), Minggu (2/5/2021) malam tadi.

Danny menemukan jumlah pengunjung yang cukup ramai. Bahkan, Danny mengancam akan menutup mall bila tidak bisa menaati protokol kesehatan.

“Saya sampaikan ya, saya akan tutup ini mall jika tidak melakukan protokol kesehatan. Kita bisa lihat hari ini sangat ramai dan saya beri peringatan keras jika masih seperti ini segera saya akan tutup,” ujar Danny.

Berita Terkait
Baca Juga