Logo Datakita.co

Umrah Dibuka Kembali, AMPHURI Mencatat 3.000 Jamaah Tertunda Keberangkatannya Sejak Februari

Fadli
Fadli

Kamis, 14 Oktober 2021 14:17

ilustrasi: int
ilustrasi: int

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Arab Saudi kembali membuka ibadah umrah untuk jamaah asal Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Pembukaan kembali umrah untuk jemaah Indonesia itu disampaikan pemerintah Arab Saudi kepada Kedutaan Arab Saudi di Jakarta melalui nota diplomatik bertanggal 8 Oktober 2021.

“Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umroh bagi jamaah umroh Indonesia,” kata Retno.

Hal ini mendapat respon dari Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) DPD Sulampua, Ardiansyah Arsyad.

Ardiansyah Arsyad mengatakan pihaknya sudah mulai melakukan persiapan sembari menanti aturan baru yang akan dikeluarkan pemerintah Arab Saudi.

AMPHURI mencatat, ada sekitar 3 ribu jamaah yang tertunda keberangkatannya sejak Februari 2021 lalu.

“Kita mendata dulu calon jamaah dan jamaah yang siap berangkat sambil memantau situasi. Meskipun kami siap memberangkatkan jamaah, tapi kalau belum ada kode dari pemerintah Saudi, tetap tidak bisa,” jelasnya, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, pihaknya juga bakal melakukan pendataan terkait vaksinasi jamaah. Pasalnya, vaksin booster juga bakal diberikan.

“Kita menunggu dari pemerintah RI, apakah booster dilakukan di Indonesia atau pada saat sampai di Arab Saudi. Kalau misal boosternya nanti di Arab Saudi, otomatis kita siapkan lagi vaksin pertama dan kedua di sini,” bebernya.

Tidak menutup kemungkinan, lanjut Ardi, akan ada penyesuaian biaya yang kembali akan diterapkan. Sebelum pandemi, referensi biaya umrah berada di kisaran Rp26 juta. Saat dibuka kembali pada November 2020, ada penyesuaian biaya sekitar Rp9-10 juta.

“Untuk saat ini kita belum sampaikan kepada jamaah dan calon jamaah, berapa yang harus ditambahkan. Karena kita belum mendapatkan regulasi dari Pemerintah Arab Saudi. Selama diterapkan physical distancing oleh Arab Saudi, otomatis ada biaya lebih yang dikeluarkan,” ujar Ardi.

“Bus biasanya diisi 50 orang, menjadi 25 orang, kemudian kamar hotel biasa diisi berempat, hanya boleh dua orang. Otomatis membengkak biayanya,” jelasnya.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pembukaan kembali umrah untuk jemaah Indonesia itu disampaikan pemerintah Arab Saudi kepada Kedutaan Arab Saudi di Jakarta melalui nota diplomatik bertanggal 8 Oktober 2021.

“Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umroh bagi jamaah umroh Indonesia,” kata Retno.

Dalam nota itu disebutkan bahwa penyelenggara ibadah umrah diminta untuk melakukan pendataan dan melaporkan data jemaah yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap sebagai persyaratan melaksanakan ibadah umrah.

Data tersebut nantinya harus dikirim kepada Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk disiapkan dalam keberangkatan pada kesempatan pertama.

“Di dalam nota diplomatik tersebut juga disebutkan bahwa kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia yang menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jamaah,” sambung Retno.

Selain itu, nota diplomatik juga menyebutkan mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode karantina selama lima hari bagi para jamaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR23 Oktober 2021 11:49
Diluncurkan November, Danny Ingin Bangun 5.000 Lorong Wisata
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan meluncurkan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang pada November mendatang. Hal itu...
MAKASSAR23 Oktober 2021 10:37
THM di Makassar Terancam Ditutup karena Langgar PPKM hingga 3 Kali
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Karena sudah melanggar aturan PPKM lebih dari tiga kali, Pemkot Makassar mengancam mencabut usaha sebuah tempat hiburan ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 09:49
Pencairan Insentif Nakes Sudah Mulai Masuk, Usulan TPP Menyusul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus menggenjot pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes). Pelaksana tugas Kepala ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 08:12
Anggota DPRD Dukung Pemkot Makassar Gunakan GeNose Saat PTM
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap akan menggunakan GeNose untuk mendeteksi Covid-19. Meski sejumlah daerah sudah mengh...