Uji 20 Jenis Makanan, BPOM Makassar Tak Temukan Pangan Berbahaya di Parepare
PAREPARE, DATAKITA.CO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Makassar melakukan pengawasan pangan di Pasar Lakessi Kota Parepare, Senin (10/5/2021).
BPOM melakukan pengujian laboratorium terhadap 20 jenis pangan yang diambil sebagai sampling.
Dalam pengawasan ini didampingi sejumlah pejabat dari Dinas Perdagangan Parepare, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (PKP), Dinas Satpol PP, dan UPTD Pasar.
Pengujian laboratorium yang dilakukan di atas mobil laboratorium keliling milik BPOM Makassar ini untuk memastikan pangan di Parepare tidak mengandung boraks, formalin, rhodamin B dan methanyl yellow.
“Kita uji 20 sampel, seperti ikan segar, kerupuk, udang, mie, daging, dan lain sebagainya. Setelah uji formalin, boraks, pewarna didapatkan hasilnya semua negatif. Ini artinya pangan di Parepare aman dikonsumsi,” ungkap Kepala BPOM Makassar, Hardaningsih.
Sementara, Sekretaris Dinas Perdagangan Parepare, Prasetyo Catur mengatakan, Pemerintah Kota Parepare terus melakukan pemantauan di seluruh pasar dan retail guna memastikan pangan, serta makanan dan minuman di Parepare aman dan layak konsumsi.
“Syukur alhamdulillah hasil uji laboratorium yang dilakukan BPOM semuanya negatif dari bahan berbahaya,” kata mantan Sekretaris Dinas Satpol PP ini.
Pihaknya akan terus melakukan pemantuan hingga H-1 lebaran.
“Kita akan terus lakukan pemantauan hingga H-1 lebaran. Setelah ini kami sasar retail untuk mengecek barang kadaluarsa dan berbahaya,” jelasnya.