MAKASSAR, DATAKITA.CO – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, telah lama mengalami kelebihan kapasitas atau overload.

Tumpukan sampah disana sudah mencapai tinggi sekitar 30-40 meter. Terlihat seperti gedung bertingkat. Volume sampah yang masuk sekitar 900 ton per hari.
Sebelumnya, ada beberapa wacana yang akan dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini, diantaranya penambahan lahan, lokasi TPA baru serta menghadirkan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Baca Juga :
Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menegaskan, ada sejumlah perusahaan luar negeri yang ingin menjadi investor untuk membangun PLTSa di TPA Tamangapa.
“Ada pihak ketiga yang bakal membangun proyek PLTSa di TPA Tamangapa. Konsepnya sudah ada,” kata Danny, Selasa (31/8/2021).
TPA Tamangapa yang sudah overload, katanya, sangat krusial karena dampak atau polusinya hingga ke pemukiman warga. Dirinya ingin pengelolaan sampah ditata dengan baik dengan sistem sanitary yang smart.
Danny menargetkan, lelang investasi untuk pengelolaan TPA Tamangapa dengan proyek PLTSa akan dilakukan di akhir Desember 2021. Sehingga, 2022 sudah masuk tahap desain, 2023 percobaan operation hingga 2024 sudah full beroperasi.
“Saham pengendali harus 70 persen. Kalau investasinya Rp 3 triliun, maka kita harus siapkan Rp2 triliun. Kita akui uang Pemkot tidak dapat menutupi itu. Sehingga kami harus mencari investor. Kami pakai investasi murni tanpa aset pemerintah kita, cuma suplai sampah saja dan sistem kerja kita yang khas yang tidak dimiliki daerah lain,” tuturnya.








Komentar