Tim Penilai Pasar Aman Award Nasional Tinjau Pasar Sumpang Minangae
PAREPARE, DATAKITA.CO – Tim penilai atau verifikasi Lomba Pasar Aman Award Nasional mengunjungi Kota Parepare.
Mereka disambut Walikota Parepare Taufan Pawe di kantor Walikota Parepare, Selasa (20/4/2021).
Tim penilai yang disambut pengalungan sarung sutra dari Duta Pariwisata Parepare ini, terdiri dari lintas kementerian, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Kominfo, Kelautan dan Perikanan, dan BPOM RI.
Penyambutan tim verifikasi ini diawali dengan pemutaran video visual yang mengulas sejarah Pasar Sumpang Minangae yang kini disulap sebagai pasar destinasi belanja dan wisata di era kepemimpinan Taufan Pawe. Diperlihatkan pula sarana dan prasarana serta inovasi di pasar tersebut.
Selain telah bersertifikat SNI, pasar rakyat Sumpang Minangae juga dilengkapi ruang laktasi, pos kesehatan, mushallah, toilet, sarana parkir, ruang pengaduan konsumen, bank sampah, dan etalase produksi home industri dan UKM.
Di pasar yang berada di kawasan Tonrangeng River Side ini juga dilengkapi ruang pojok uji pangan aman sebagai tempat menguji bahan makanan jika diragukan mengandung bahan berbahaya, tempat timbangan ulang di setiap sudut pasar, dan penyediaan sayur hydroponik.
Inovasi dalam pasar ini di antaranya berbelanja secara online dengan menggunakan QRIS, serta jasa grab.
Harga bahan pokok di pasar tersebut juga update dan transparan yang dapat dipantau pada layar tv yang terdapat di pintu utama pasar.
Kelebihan lain dari pasar ini karena berkonsep belanja sambil berwisata. Para pengunjung akan dipandu petugas dari Disporapar menyusur salo’ Karajae sebagai salah satu ikon Parepare yang telah masuk dalam kalender event nasional.
Keseluruhan inovasi dan penyediaan sarana dan prasarana tersebut dibungkus dalam inovasi besar “Gadis Paman” atau gabungan dinas untuk pangan aman.
Taufan Pawe sempat menceritakan tantangannya dalam menyulap pasar ini menjadi pasar nyaman dan aman.
“Alhamdulillah kami berinovasi dengan membentuk tim khusus yang dinamai Gadis Paman. Kita ingin memproteksi konsumen dari bahan pangan berbahaya dan menghadirkan tata kelola pasar menjadi destinasi belanja dan wisata,” jelasnya.
Selanjutnya, tim penilai juga melakukan peninjauan dan verifikasi lapangan di Pasar Sumpang Minangae.