Logo Datakita.co

Tetap Punya Hak Pilih, Pasien COVID-19 Akan Didatangi di Rumah atau RS

Fadli
Fadli

Jumat, 04 Desember 2020 22:10

Ketua Bawaslu Abhan (ANTARA/Humas Bawaslu)
Ketua Bawaslu Abhan (ANTARA/Humas Bawaslu)

JAKARTA, DATAKITA.CO – Badan Pengawas Pemilihan Umum menegaskan masyarakat yang terkena COVID-19 tetap memiliki hak pilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Ketua Bawaslu Abhan di Jakarta, Jumat (4/12/2020) mengatakan Bawaslu akan mengawasi proses tersebut sehingga pasien COVID-19 tetap mendapatkan hak pilih mereka.

Abhan mengatakan untuk mekanisme memilih bagi pasien COVID-19 yakni akan didatangi oleh petugas KPPS baik ke rumah bagi yang melakukan isolasi mandiri (tidak dapat datang ke TPS) dan ke rumah sakit (RS).

“Soal mereka yang positif COVID-19 mereka tidak kemudian hilang hak pilihnya, dan KPU harus tetap melayani,” kata Abhan.

Dia menegaskan bagi pemilih tersebut akan dilayani oleh KPPS mulai pukul 12.00 WIB atau satu jam sebelum penutupan pemungutan suara.

“Kalau seandainya harus didatangi ke rumah sakit atau rumah maka itu bagian dari pengawasan kami dengan diberikan haknya di jam terakhir,” katanya.

Sementara itu, bagi pemilih yang datang ke TPS, lalu setelah di cek suhu tubuhnya ternyata melebihi 37,3 derajat maka tidak diperbolehkan masuk TPS.

“Pemilih tersebut akan diberikan bilik khusus di depan TPS dan diberikan kesempatan pertama untuk memilih,” kata Abhan, dikutip dari Antara.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menambahkan mekanisme bagi pemilih COVID-19 telah diatur dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020 dengan cara mendatangi pasien tersebut.

Berdasarkan PKPU 6 Tahun 2020 bagi pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri karena Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan dipastikan tidak dapat mendatangi TPS untuk memberikan hak pilihnya, maka KPPS dapat melayani hak pilihnya dengan cara mendatangi pemilih.

Hal itu dengan persetujuan Saksi dan panwaslu kelurahan desa atau pengawas TPS, dengan mengutamakan kerahasiaan pemilih.

Lalu, pelayanan hak pilih sebagaimana dilakukan oleh 2 (dua) orang anggota KPPS bersama dengan panwaslu kelurahan desa atau pengawas TPS dan saksi. (*)

 Komentar

 Terbaru

Jumat Malam, Danny Luncurkan ‘Makassar Recover’
MAKASSAR05 Maret 2021 01:41
Jumat Malam, Danny Luncurkan ‘Makassar Recover’
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota dan Wakil Walikota Makassar Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi akan meluncurkan program teranyarnya, Makassar Recove...
Bupati Indah: Jangan Hanya Andalkan APBD
DAERAH04 Maret 2021 23:08
Bupati Indah: Jangan Hanya Andalkan APBD
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengingatkan kepada perangkat daerah agar tidak hanya bergantung pada Anggaran...
Andi Sudirman Rombak Kabinet, Empat Pelaksana Tugas Diganti
BERITA04 Maret 2021 21:33
Andi Sudirman Rombak Kabinet, Empat Pelaksana Tugas Diganti
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, merombak ‘kabinet’ di lingkup ...
205 Personel Kodim Takalar Akan Jalani Vaksinasi Covid-19
DAERAH04 Maret 2021 17:14
205 Personel Kodim Takalar Akan Jalani Vaksinasi Covid-19
TAKALAR, DATAKITA.CO – Pemkab Takalar mulai menggelar vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Sekira 205 personel Kodim 1426 Takalar akan divaksinasi. Untuk...