Logo Datakita.co

Terpeleset dan Jatuh ke Jurang, Pendaki Gunung Latimojong Asal Jakarta Meninggal

Fadli
Fadli

Kamis, 03 Juni 2021 11:43

Evakuasi jenazah pendaki asal DKI Jakarta yang meninggal dunia dalam pendakian di Gunung Latimojong, Kabupaten Enrekang. (int)
Evakuasi jenazah pendaki asal DKI Jakarta yang meninggal dunia dalam pendakian di Gunung Latimojong, Kabupaten Enrekang. (int)

ENREKANG, DATAKITA.CO – Seorang pendaki asal DKI Jakarta tewas setelah terjatuh ke jurang saat mendaki Gunung Latimojong di Desa Latimojong, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Rabu (2/6/2021) petang.

Pendaki ini bernama Basuki Rahman (53) warga Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.

Dia mendaki tidak sendirian, tapi bersama delapan orang temannya.

Menurut Tim SAR dari BNPB Kabupaten Enrekang, Prinka, bahwa pada Rabu (2/06/2021) sekira pukul 14.00 Wita, kelompok pecinta alam dari Jelajah Alam Mandiri Jakarta yang berjumlah 9 orang melakukan kegiatan pendakian ke puncak Gunung Latimojong.

“Ada sembilan orang pendaki dari Jakarta. Mereka mendaki ke Gunung Latimojong,” katanya.

Sekira pukul 17.15 Wita, rombongan pendaki ini tiba di pos 2 jalur umum Karangan. Mereka istirahat sejenak, kemudian melanjutkan pendakian menuju pos 3.

Dalam perjalanan menuju pos 3, korban tiba-tiba terpeleset dan terjatuh di jalur pendakian. Diduga, kepala korban membentur ranting dan bebatuan saat jatuh ke dalam jurang.

“Korban mengalami luka yang mengakibatkan keluar darah dari hidung dan kepala serta tidak sadarkan diri,” jelasnya.

Korban langsung mendapat pertolongan dari rekan-rekannya. Namun, diduga karena luka-lukanya akibat benturan, korban akhirnya meninggal dunia.

Evakuasi kemudian dilakukan oleh Basarnas BNPB Kabupaten Enrekang dibantu warga dan beberapa komunitas pencinta alam Enrekang pada pukul 17.45 Wita.

Evakuasi jenazah korban dengan cara ditandu untuk dibawa ke Desa Karangan, dan dibawa ke Puskesmas Buntu Batu.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Massenrempulu pada Kamis (3/6/2021) dini hari untuk kemudian dibawa menuju Kota Makassar. Kemudian dibawa ke daerah asalnya di Jakarta.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR23 Oktober 2021 11:49
Diluncurkan November, Danny Ingin Bangun 5.000 Lorong Wisata
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan meluncurkan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang pada November mendatang. Hal itu...
MAKASSAR23 Oktober 2021 10:37
THM di Makassar Terancam Ditutup karena Langgar PPKM hingga 3 Kali
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Karena sudah melanggar aturan PPKM lebih dari tiga kali, Pemkot Makassar mengancam mencabut usaha sebuah tempat hiburan ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 09:49
Pencairan Insentif Nakes Sudah Mulai Masuk, Usulan TPP Menyusul
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus menggenjot pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes). Pelaksana tugas Kepala ...
MAKASSAR23 Oktober 2021 08:12
Anggota DPRD Dukung Pemkot Makassar Gunakan GeNose Saat PTM
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap akan menggunakan GeNose untuk mendeteksi Covid-19. Meski sejumlah daerah sudah mengh...