Logo Datakita.co

Target 1.800, Baru 430 Orang di Luwu Utara Divaksin Covid-19 Tahap Kedua

Fadli
Fadli

Minggu, 07 Maret 2021 13:21

Data cakupan vaksinasi COVID-19 tahap kedua dosis pertama di Luwu Utara per tanggal 6 Maret 2021.
Data cakupan vaksinasi COVID-19 tahap kedua dosis pertama di Luwu Utara per tanggal 6 Maret 2021.

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Luwu Utara terus berupaya mencapai target vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Untuk tahap kedua, vaksinasi akan menyasar para pelayan publik (TNI, Polri dan ASN). Ada 1.800 target atau sasaran yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Luwu Utara.

Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua sudah dimulai pada 3 Maret 2021 lalu.

Pada tahap kedua ini, Wakil Bupati Suaib Mansur menjadi penerima suntikan pertama vaksin Covid-19, kemudian diikuti para ASN, TNI dan Polri, termasuk para Anggota DPRD, Pedagang, dan pekerja media.

Vaksinasi tahap kedua dosis pertama sudah berjalan lima hari, tapi persentase cakupan masih rendah, yakni 23,89 dari target sasaran 1.800. Artinya, baru ada 430 orang yang sudah divaksin.

Angka ini jauh dari kata ideal. Mengingat pelaksanaan vaksinasi tahap kedua dosis pertama ditarget selesai medio Maret ini, antara 15 – 20 Maret 2021 mendatang.

Menurut Jubir Satgas Covid-19, Komang Krisna, bahwa sampai hari Sabtu (6/3/2021) kemarin, jumlah terbanyak yang divaksin adalah TNI dan Polri. Sementara ASN, banyak yang masih ragu untuk divaksin.

“Sejauh ini aparat TNI dan Polri paling banyak, sementara ASN kita masih banyak yang belum mau. Untuk itu, kami berharap semua Kepala Perangkat Daerah untuk mengoordinasi ASN-nya mengikuti vaksinasi COVID-19,” kata Komang.

Komang mengatakan, untuk ASN kabupaten dipusatkan di Aula La Galigo Kantor Bupati. Sementara ASN kecamatan menyesuaikan.

“Jadwal sudah kita dibagi. Kami mohon Kepala PD mengoordinasi para staf-nya mengunjungi lokasi vaksinasi untuk divaksin. Vaksinasi ini program prioritas pemerintah. Kalau ini gagal, pandemi masih akan panjang,” jelasnya.

Berdasarkan target sasaran, Komang menyebutkan, target terbesar ada di kabupaten, yaitu 1.200 orang.

“Saat ini kita fokus dulu di kabupaten, kemudian lanjut ke kecamatan,” ujar Komang.

Terpisah, Bupati Indah Putri Indriani meminta Dinas Kesehatan segera mengambil langkah-langkah cerdas dan tidak terlalu kaku mengikuti juknis yang ada.

Salah satu solusi yang ia tawarkan, menambah atau memperbanyak vaksinator, dengan memaksimalkan 17 dokter internsip yang ada.

“Kalau bisa polanya diubah, kunjungan, vaksin dan tinggal. Saya kira 17 dokter internsip sudah dilatih menjadi vaksinator. Ini bisa dimaksimalkan,” kata bupati.

Dinas Kesehatan dalam kegiatan vaksinasi menerjunkan 18 Tim Vaksinator di masing-masing puskesmas, termasuk di kabupaten.

Setiap tim ada 10 orang, di antaranya petugas verifikasi data, petugas skrining, penyuntik vaksin, petugas observasi, serta petugas pencatatan daring.

Masing-masing Puskesmas ada dua Tim Vaksinator yang diturunkan. Bahkan pada pelaksanaan vaksinasi bagi ASN di Aula La Galigo, Dinas Kesehatan menurunkan tiga tim sekaligus untuk mempercepat vaksinasi bagi ASN.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR19 April 2026 15:58
Embarkasi Makassar Berangkatkan 43 Kloter, Kloter I Terbang ke Madinah 22 April
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan jadwal lengkap penyelenggaraan haji 2026. Jemaah calon haji (JCH)...
MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...
MAKASSAR18 April 2026 20:45
Waspada! Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap marakn...