Logo Datakita.co



Tak Ada Kabupaten/Kota Level 4, Sulsel Tetap Kebut Vaksinasi

Fadli
Fadli

Rabu, 22 September 2021 14:40

ilustrasi: int
ilustrasi: int

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali diperpanjang kembali dua pekan mulai 21 September 2021 sampai dengan tanggal 4 Oktober 2021.

Hal itu termaktub dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 4, level 3, level 2, dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan corona virus disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Ada kabar baik bagi Sulsel untuk PPKM dua pekan kedepan ini. Tidak ada kabupaten/kota di Sulsel yang masih di level 4.

Sebelumnya Makassar menjadi wilayah dengan PPKM level 4, kini menjadi level 2. Dalam Inmendagri itu, ada 18 Kabupaten/Kota di Sulsel yang masuk dalam PPKM Level 2 dan 6 Kabupaten/Kota yang masuk dalam PPKM Level 3.

Adapun daerah dengan penerapan PPKM Level 2 yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar, Bulukumba, Jeneponto, Takalar, Gowa, Bone, Maros, Pangkajene Kepulauan, Barru, Wajo, Sidenreng Rappang, Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Toraja Utara, Kota Makassar, Parepare, dan Kota Palopo. Untuk Level 3 yaitu Kabupaten Bantaeng, Sinjai, Soppeng, Pinrang, Tana Toraja, dan Luwu Timur.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, merasa bersyukur atas keluarnya Provinsi Sulsel dalam zona merah. Hal itu ditandai dimana seluruh kabupaten/kota di Sulsel kini tidak ada yang masuk dalam PPKM Level 4.

“Alhamdulillah, PPKM Luar Jawa-Bali yang baru saja diperpanjang sudah tidak ada Kabupaten/Kota di Sulsel yang level 4. Namun kita tetap terus melakukan upaya kebut vaksinasi guna membangun herd immunity (kekebalan kelompok),” katanya, Rabu (22/9/2021).

Keberhasilan ini tentu tak terlepas atas upaya Pemerintah Provinsi Sulsel dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam beragam kerjanya untuk penanganan pandemi Covid-19 di Sulsel. Seperti menghadirkan Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT), pengadaan HFNC, upaya kebut vaksinasi dengan menghadirkan Mobile Vaccinator, serta beragam lainnya.

“Hal ini tentu kerja keras kita bersama. Dari TNI-Polri, para Bupati/Walikota serta pihak swasta lainnya yang turut bahu membahu dalam upaya penanganan pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Meski begitu, dirinya mengingatkan, agar para Kepala Daerah di Kabupaten/Kota di Sulsel untuk tetap waspada. Mengingat pandemi virus corona ini belum berakhir.

“Ingat, kita ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19. Harus tetap hati-hati, jangan lengah. Jaga protokol kesehatan, 5M. Tetap terus melakukan upaya 3T, pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment),” tegasnya.

Kepada masyarakat Sulsel, dirinya berpesan untuk tetap hidup seperti kebiasaan baru dengan mematuhi dan disiplin akan pentingnya protokol kesehatan.

“Jaga imun dengan mengkonsumsi makanan bergizi, vitamin maupun minuman herbal lainnya. Serta menjaga iman dengan senantiasa berdoa agar selalu diberi perlindungan dalam menjalani aktivitas keseharian,” imbuhnya.

 Komentar

 Terbaru

DAERAH19 Agustus 2022 18:00
Didampingi Abdul Hayat, Mahfud MD Resmikan MPP Empat Daerah di Sulsel
MAROS, DATAKITA.CO – Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pendayagu...
MAKASSAR18 Agustus 2022 23:15
Pemprov Sulsel – Korlantas Polri Komitmen Optimalkan PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan kerja Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri ...
BERITA18 Agustus 2022 21:03
Abdul Wahab Tahir Harap Orangtua Dukung Potensi Pemuda Dikembangkan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2019 tentang ...
DAERAH18 Agustus 2022 13:35
Pemkab Jeneponto Berikan Apresiasi Program Dakwah Dompet Dhuafa Sulsel
JENEPONTO, DATAKITA.CO – Kabupaten Jeneponto merupakan wilayah dengan santri terbanyak ke-2 untuk program Forum Halaqah Quran (FHQ) Dompet Dhuafa. L...