Logo Datakita.co

Tahun Ini, Pemda Lutra Fokus Recovery Infrastruktur Pascabanjir Bandang

Fadli
Fadli

Rabu, 28 April 2021 20:11

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, akan fokus pada kegiatan recovery infrastruktur pascabencana banjir bandang, khususnya dalam Kota Masamba dan Desa Radda, Kecamatan Baebunta.

Kegiatan yang diusulkan adalah pengangkatan sedimen, pembuatan tanggul permanen, dan pembuatan sabo DAM di sungai Masamba, Radda dan Rongkong.

Hal ini diutarakan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, dalam Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Peringatan HUT XXII Kabupaten Luwu Utara, Selasa (27/4/2021), di Ruang Rapat Paripurna DPRD.

“Ada beberapa kegiatan recovery infrastruktur yang kita usul tahun ini, di antaranya adalah pengangkatan sedimen, pembuatan tanggul permanen dan pembuatan sabo DAM di sungai Masamba, Radda dan Rongkong,” ungkap Indah.

Terkait pengangkatan sedimen di tiga sungai besar tidaklah mudah, karena karakteristik dan jumlah sedimen yang luar biasa besar.

Apa yang dikatakan orang nomor satu di Lutra ini benar adanya. Berdasarkan hasil identifikasi dari Lembaga Kajian Kebencanaan Unhas disebutkan bahwa total estimasi sedimentasi banjir bandang di tiga sungai itu sebesar 222.476.966 m³.

Rinciannya adalah sungai Rongkong 136.838.603 m³, sungai Masamba 55.131.761,29 m³, dan sungai Radda 9.141.608 m³.

“Jadi, bisa kita bayangkan betapa dahsyatnya bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu yang lalu tersebut,” imbuh Indah.

Bupati Lutra dua periode ini juga mengungkapkan bahwa selain recovery infrastruktur di tiga sungai tadi, pemerintah juga akan mempercepat proses pemulihan infrastruktur dalam kota Masamba.

“Pemulihan infrastruktur dalam kota Masamba juga segera dilakukan, seperti pembuatan kanal untuk aliran sungai Matoto, pembuatan drainase dan saluran pembuang,” sebut Indah.

Menariknya, tak hanya dalam kota Masamba, beberapa wilayah terdampak juga menjadi prioritas pemulihan infrastruktur, seperti di Radda dan Perumahan Kelapa Gading.

“Arah kebijakan pembangunan di 2021 tetap pada pemulihan infrastruktur, pemulihan ekonomi dan tentu saja sektor layanan dasar yang merupakan urusan wajib pemerintah, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan yang fokus utamanya adalah penanganan COVID-19 dan rekonstruksi sarana dan prasarana infrastruktur pascabencana,” tambahnya.

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR16 Mei 2021 00:11
AGH Sanusi Baco Wafat, Andi Sudirman: Beliau Sosok Teladan bagi Kita Semua
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sulawesi Selatan (Sulsel) berduka. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, AGH KH Sanusi Baco LC meninggal dunia, Sabtu ...
MAKASSAR15 Mei 2021 23:20
Innalillahi, Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco Wafat
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un. Anregurutta Haji (AGH) Sanusi Baco, LC tutup usia. Ketua Majelis Ulama Indones...
BERITA15 Mei 2021 22:32
Rumah Warga Sinjai Terdampak Longsor, Camat: Korban Bersedia Direlokasi
SINJAI, DATAKITA.CO – Sebuah rumah di Dusun Manubbu, Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, terdampak longsor pada Jumat pagi (14/5/2021). Sebelum...
DAERAH15 Mei 2021 19:27
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Gowa Ludes Dilalap Api
GOWA, DATAKITA.CO – Musibah kebakaran terjadi di Kabupaten Gowa. Sebuah rumah yang terletak di Jalan Matahari, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Som...