Logo Datakita.co

Supratman Reses di Nipa-Nipa, Warga Curhat Masalah Banjir dan Bantuan untuk UMKM

Aditya
Aditya

Jumat, 05 Agustus 2022 23:04

Anggota DPRD Makassar, Supratman dengar keluhan warga Manggala, saat reses masa sidang ketiga tahun 2021-2022, Jl Antang Raya Kampung Pannara, Jumat (5/8/2022).
Anggota DPRD Makassar, Supratman dengar keluhan warga Manggala, saat reses masa sidang ketiga tahun 2021-2022, Jl Antang Raya Kampung Pannara, Jumat (5/8/2022).

MAKASSAR, DATAKITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Supratman menggelar Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2020-2021, di Jalan Nipa-Nipa Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (5/8/2022).

Pada kesempatan itu, warga mengeluhkan persoalan banjir yang tak pernah tuntas ditangani Pemerintah. Utamanya, wilayah langganan banjir seperti di Blok 10 Antang, Kecamatan Manggala.

“Persoalan banjir ini masih menjadi keluhan masyarakat. Hal ini terus kita kawal bagaimana kawasan ini bisa menjadi perhatian pemerintah,” tukas Supratman.

Supratman menjelaskan, waduk kolam regulasi Nipa-Nipa harusnya berada di Kota Makassar tepatnya di Blok 10 Antang. Sebab, wilayah tersebut merupakan daerah terendah sehingga perlu perhatian lebih pemerintah mengatasi persoalan banjir.

“Waduh itu lokasinya ditempat rendah. Itu, cocoknya di Blok 10 dan itu tidak diperhatikan Pemkot Makassar. Makanya, kita harap pemkot bisa tuntaskan banjir di Manggala,” ungkapnya.

Dijelaskan Ketua Komisi A DPRD Makassar, ada beberapa titik yang menjadi wilayah banjir setiap tahun. Salah satunya, kawasan Blok 10 Kecamatan Manggala.

Masalah lain, kata Supratman, masyarakat butuh bantuan untuk UMKM. Apalagi, kawasan ini sudah menjadi pusat kuliner. Tak sedikit, pelaku UMKM tumbuh dan mereka menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.

“Nah, saya kira bantuan ini perlu didukung apalagi pandemi perlahan melandai. Insya Allah, akan kita perjuangkan,” paparnya.

Kemudian, kata dia, TPA Antang harusnya pemerintah memberikan batasan agar sampah atau resapan tak jatuh ke aliran sungai. Pasalnya, kuman yang ada sangat berbahaya.

“Kita tinjau soal tanggung dan sudah diusul. Rencananya, ada aliran drainase ke sungai Tallo sehingga bisa meminimalisir banjir,” ujarnya.

“Semua aspirasi ini kan akan dimasukkan ke Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Jadi, akan keluhan akan menjadi program tapi akan dipilih sesuai skala prioritas,” tambahnya. (*)

 Komentar

 Terbaru

MAKASSAR19 April 2026 08:10
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, bersama pemerintah Provinsi...
OLAHRAGA18 April 2026 23:35
Dikalahkan Borneo FC, PSM Tetap di Peringkat 13 Klasemen Super League
PAREPARE, DATAKITA.CO – PSM Makassar harus tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Super League 2025/2026, setelah dikalahkan Borneo FC. ...
MAKASSAR18 April 2026 20:45
Waspada! Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap marakn...
OLAHRAGA18 April 2026 14:19
Usung Semangat Siri’ Na Pacce, PSM Siap Hadapi Borneo FC Malam Ini
PAREPARE, DATAKITA.CO – Konsistensi Borneo FC Samarinda bakal menjadi tantangan besar bagi PSM Makassar pada duel pekan ke-28 BRI Super League 2...