Logo Datakita.co

Sukri Andi, Petani Milenial Luwu Utara Sukses Budidaya Stroberi di Jepang

Fadli
Fadli

Rabu, 10 Maret 2021 11:20

Sukri Andi (tengah, kiri) petani milenial Rongkong yang kini budidaya strawberry di Prefecture Gunma, Jepang.
Sukri Andi (tengah, kiri) petani milenial Rongkong yang kini budidaya strawberry di Prefecture Gunma, Jepang.

LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Namanya Sukri Andi, lahir 1 September 1994 di Desa Komba, Kecamatan Rongkong, salah satu daerah terpencil di Luwu Utara.

Saat ini, Sukri Andi sudah memasuki tahun ketiganya bertani di Negeri Sakura, Jepang, tepatnya di Prefecture Gunma.

Sukri Andi cerita, awalnya dirinya mengikuti seleksi pada 2017 lalu, diusul dari kabupaten, lulus lagi di tingkat nasional kemudian magang. Hingga akhirnya pada 2018 lalu, dia diberangkatkan ke Jepang untuk kontrak kerja selama tiga tahun.

“Saya ditempatkan di Strawberry Farm. Jadi aktivitasnya seputar pembudidayaan stroberi. Awalnya saya menggeluti komoditi sayuran, tapi di sini stroberi dikelompokkan ke dalam sayuran, selain itu juga budidaya horensou, brokoli, terong, dan edadame. Sistem kerjanya maksimal 45 jam/minggu,” kata Sukri, yang dikonfirmasi via media sosial Facebooknya “Sukri Andi Ukhy”, Rabu (10/3/2021).

Kendati dari daerah terpencil di Luwu Utara, Sukri Andi mengaku sudah bisa beradaptasi di Negeri Sakura itu.

“Iya, pertama kali kalau masalah penyesuaian hidup awalnya memang sulit karena memang beda budaya, yang paling susah itu karena bahasa, tapi seiring berjalannya waktu malah sudah makin betah disini. Tapi, tentu rasa rindu pulang ke kampung halaman pasti selalu ada, terutama rindu keluarga, dan saya lihat di Rongkong maju lebih pesat dibanding tiga tahun lalu,” jelas petani milenial yang karib disapa Ukhy ini.

Soal rencana ke depan, Ukhy menarget akan pulang pada bulan Agustus tahun ini, dan Ia siap memberi edukasi utamanya ke petani di Luwu Utara.

“Rencananya pulang ke kampung untuk mulai buat usaha pertanian dan juga memberikan edukasi ke teman-teman, utamanya petani muda tentang apa yang saya pelajari di sini. Mulai dari sistemnya yang masih sangat jauh berbeda mulai dari proses pengolahan sampai pascapanen, semua sudah terstruktur, apalagi dibantu dengan teknologi,” katanya.

“Soal ada beberapa anggapan mereka juga tidak bisa kita salahkan sepenuhnya mengenai pertanian memang harus berurusan dengan sawah, lumpur dan sebagainya. Namun di jaman sekarang, pertanian sudah tidak serumit dulu yang harus benar-benar mengandalkan tenaga manusia. Sudah ada teknologi yang membantu kita dalam proses budidaya,” jelas Ukhy.

Sementara itu, soal petani, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani berpesan kepada anak muda agar tidak malu menjadi petani.

“Saya harap, ini sekaligus menjadi motivasi bagi kita semua, jangan malu menjadi petani, jangan pernah anggap remeh pekerjaan sebagai petani, karena sesungguhnya kita semua hidup dari sektor ini,” ujar bupati.

Indah mengatakan, para petani adalah pahlawan pangan. “Dan jangan disangka petani tidak bisa jalan-jalan ke luar negeri. Kita berharap, setelah pulang dari Jepang, Sukri dan 2 lagi petani milenial yang akan menyusul ke sana, memiliki pengetahuan dan wawasan yang bisa berkontribusi, tidak hanya untuk dirinya, tapi juga sektor pertanian secara umum. Terutama pembinaan kepada petani kita. Apalagi, ini juga sejalan dengan program Kementerian Pertanian RI yang akan merekrut 2,5 juta petani milenial,” tutur Bupati Indah yang juga tak malu disebut sebagai anak petani ini.

 Komentar

 Terbaru

ASN Gowa Dilarang Mudik Lebaran, Wabup: Jangan Coba-coba Melanggar
DAERAH21 April 2021 19:41
ASN Gowa Dilarang Mudik Lebaran, Wabup: Jangan Coba-coba Melanggar
GOWA, DATAKITA.CO – Seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa diminta untuk tidak mudik lebaran tahun ini. ...
Bupati Luwu Utara Doakan Arham Darmawan Lolos Seleksi Timnas U-16 di Jakarta
DAERAH21 April 2021 17:37
Bupati Luwu Utara Doakan Arham Darmawan Lolos Seleksi Timnas U-16 di Jakarta
LUWU UTARA, DATAKITA.CO – Muh. Arham Darmawan, atlet sepakbola yang lolos untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-16, akhirnya bertemu Bupati...
Beri Motivasi Peserta Diklatpim III, Abdul Hayat: Banyak Orang Kalah sebelum Bertanding
MAKASSAR21 April 2021 14:05
Beri Motivasi Peserta Diklatpim III, Abdul Hayat: Banyak Orang Kalah sebelum Bertanding
MAKASSAR, DATAKITA.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, memberikan motivasi kepada peserta Pendidikan Latihan dan Pimpinan (Dik...
Sapi di Gowa Dicuri, Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
BERITA21 April 2021 13:09
Sapi di Gowa Dicuri, Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
GOWA, DATAKITA.CO – Seekor sapi dilaporkan hilang dan ditemukan sudah dalam kondisi tinggal tulang belulang. Rupanya, pencuri telah menyembelih sapi...